Luchifer part 2

Author : Novita Dewi a.k.a Angel Novita
Cast :   1. Park Jong Soo a.k.a Leeteuk a.k.a Clerence Nigelstone
            2. Choi Min Gi
            3. Cho Kyuhyun a.k.a Horance Wilkinsone
            4. Lee Nyuk Jae a.k.a Eunhyuk
            5. Kim Jong Won a.k.a Yessung a.k.a Rupert
            7.Lee Donghae a.k.a Clerence Gladistone
            8. Choi Siwon and other cast super junior
           9. kim rin rin
          10 Han Ha Hae a.k.a Amanda Cavendish
         11. Shin Ha Ra a.k.a Amelia Wilson
         12  Lee Hyun Soo a.k.a Amelia Cavendish
         13. Kae Min Rin a.k.a Terrance Chamberlain
        14 Sung Ha Jae a.k.a Quentin Cavendish
         15.Shin Yeon Young
And other cast
Gendre : Romentic Horor(?) Fantasy

Lalala,,,, saya kembali dengan ff gaje saya hehehe,, perlu diketahui bahwa ff ini murni cipta’an entah dari mana ine ide muncul??? Tapi yang jelas ide ini muncul saat aku lagi ukk pas itu aku udah selesai ngerjain tapi waktunya masih banyak,,, jadi saya ngalamun sambil liattin jendela kelas terus saya kepikiran dech sama ide ini,, sampe saya senyum” sendiri tapi temen saya terus nyadarin saya dan minta contekan hahahaha *LOL* JANGAN DITIRU!! Ok author segitu dulu bacotannya happy reading^^

DON’T COMPAS TANPA IZIN AUTHOR,,, RCL WAJIB!!

CATATAN : peraturan pemangilan nama, untuk cast yang mempunyai kedudukan tinggi seperti Leeteuk, Donghae, Kyuhyun DLL yang berkedudukan sebagai keluarga kerajaan maka orang yang dibawahnya harus memanggilnya dengan Brithisy Name seperti pangeran Nigel(Leeteuk), pangeran Gald (Donghae) DLL, tapi untuk orang yang brkedudukan tinggi boleh memanggil dengan nama biasa seperti Leeteuk memanggil Heechul sbg panglima cukup panggil Heechul saja Ngerti nggak??

Before ….

Min Gi POV

Aku sedari tadi sibuk mencari buku, aku tidak sengaja melihat namja baru itu Lee Teuk, dia sedang memandangku, ah sudah lah paling tidak sengaja. Aku sibuk lagi dengan buku ku dia tetap disana aku meliriknya sebentar, ternyata dia masih memandangi ku! Apa ada yang salah dengan ku?? Aku kembali membaca bukuku lagi sesekali aki meliriknya hah dia masih menatapku, sebenarnya apa sih maunya??

“Rin-ah” akirnya aku yang merasa gerh mamangil Rin Rin dengan berbisik

“hmm” dia hanya berdehem. Aish,,

“Rin-ahaku memanggilnya lagi sekarang lebih keras

“Mwoya?”

“apa ada yang aneh denganku?” sepertinya pertanyaanku ini membuatnya heran

“hah? Aneh? Memang kau kenapa Min Gi?”

“kau tau dari tadi Lee Teuk memandangiku terus apa ada yang aneh ?”  tanyaku pelan

“ani, sudahlah jangan urus yang itu dulu urus saja yang ini!” katanya menunjuk buku, aish anak ini memang terlau sibuk dengan bukunya dia sama sekali tak pernah dekat dengan namja, dia seakan menjauh dari para namja memangnya dia itu kenapa?

Luchifer Part 2 ….

 

@ Luchifer Kingdom

Glagistone (Donghae) POV

Hyung apa kau baik-baik saja?? Hah aku disini berada disingah sanah mu, aku merasa aku tidak pantas, sebentar lagi perang akan dimulai aku akan melinudngi semuanya hyung tenang saja kau bia percaya padaku.

“Yang mulia pangeran, pakaian perang anda sudah siap silahkan di pakai” kata seorang pelayan namja

“ne, nanti aku akan memakainya sendiri, tinggalkan aku disini sebentar” kataku sepertinya dia mengerti lalu pelayan itu pergi. Aku lelu memakai samua baju perangku lalu aku keluar di ikuti beberapa prajurit

“dimana Hedicator?” aku bertanya pada seorang prajurit yang ada disampingku

“dia sudah ada diluar Ya Mulia” Hedictator adalah panglima perang muda kami sekalipun muda tapi dia tetap tidak bisa dianggap remeh, sakalipun kadang-kadang dia seperti wanita, tapi kalau dimedan perang dia adalah jagoannya, kalo aku biasa memangginya Heechul. Baiklah aku sampai sekarang.

@ Devil Kingdom

Author

“baik appa” kata salah satu dari dua pangeran kerajaan Devil

“kyuhyun, kau cukup disin berjaga-jaga, kalau saja tiba-tiba mereka menyerang istana” kata sanga raja

“ne appa” jawab pangeran yang di pagil appanya kyuhyun

“sedangkan kau Yessung, kau ikut appa berperang bersama Heath Peel, dan appa” kata raja lagi

“ne appa” jawaban yang sama dengan adiknya

Lalu mereka semua bergegas mempersiapkan perlengkapan mereka masing-masing dibantu beberapa pelayan

“silahkan pangeran Rupert” seorang pelayan memberikan pedang kepada panggerab Rupert atau yang sering di panggil appanya Yessung. Yessung menerima pemberian dari pelayan

“apa kau sudah siap ya mulia?” tanya Heath Pell yang tiba-tiba ada di dekatnya

“sejak kapan kau disana kyung-ah?” tanya yessung

“ 5 menit yang lalu”

“kajja” ajak pangeran lalu mereka berdua keluar

“dengar pangeran Wilkinsone, jaga eomma dan adikmu baik-baik arra!” kata appanya lagi

“ne, appa” lalu mereka semua pergi menuju medan perang, dan siap menghunuskan senjata masing masing

Lee Teuk POV

Entah kenapa malam ini aku merasa gerah! Hah perasaanku tidak enak ada apa ini apa terjadi sesuatu di duniaku?? Aish ini benar-benar aku ingin segera kembali secepat mungkin, aku sungguh sangat cemas, atau jangan-jangan perang sedang dimulai?? Tak sebulan  terasa sebulan waktu didunia mausia maungkin untuk didunia ku waktu sebulan sama dengan waktu satu hari,,, apa secepat itu perang dimulai??

“wookie!” aku keluar dan memanggil wookie

“nde hyung??” tanya wookie yang tenyata belum tidur juga

“apa kau merasakan hal yang sama denganku??” aku duduk disampingnya

“ne”

“wookie-ah,, apa sebikanya kita kembali sekarang?” sungguh sekarang pikiranku benar-benar kacau! Semua fikiranku tertuju pada dunia luchifer,, apa mereka semua baik-baik saja?? Aish,, aku bisa gila seperti ini!!

“jangan bercanda hyung! Kau mau celaka??” wookie langsung membentak ku

“mianhe, tapi sekarang aku sangat takut wookie-ah, aku tidak akan bisa berfikir jernih kalau seperti ini”

“ah, jeongmal mianhe hyung” dia terlihat sangat menyesal

“gawechana, aku juga yang salah” kataku lalu pergi meninggalkannya hah,, kurasa aku perlu berjalan-jalan menghirup udara segar sekarang,, ku rasa akan membantu sedikit menjernihkan otak ku. Aku naik ke balkon ruamh sekarang, kebetulan sekali bulan sangat terang mala mini

“BREES!”

aku mengeluarkan sayapku dan siap lepas landas, aku mengambil ancang-ancang berlalri lalu terjun bebas dari balkon rumahku, dan aku terbang…. Ah rasanya sudah lama sekali aku tidak merasakan seperti ini terbang bebas, menghirup udara yang menyejukan,,, aku tidak perlu khawatir jika ada manusia yang melihat. Karena jika aku trerbang maka manusia tidak akan bisa malihat ku, aku akan jadi tidak terlihat….

Siwon POV

“mianhe nae saeng, oppa tidak punya pilihan lain” aku benar-benar tidak punya pilihan lain sekarang, Min Gi-ah maafkan oppa changi

“oppa, kau bilang kau tidak akan meninggalkan ku, sekarang dengan mudahnya oppa bilang seperti itu! Hiks,,, jika oppa pergi lalu aku? Aku dengan siapa? Disini hanya kau oppa, hanya kau yang ku punya disini dan sekarang kau juga harus pergi!” dia mulai menangis mianhe changi oppa tidak bisa berbuat apa-apa sekarang

“changi, oppa mohon mengertilah oppa,, oppa tidak bisa melihatmu menagis Min Gi-ah” oppa mohon Min Gi oppa sangat sedih melihatmu seperti ini

“hiks,,, hiks,,,”

“Min Gi-ah, bisakah kau mengerti oppa?!” kataku dengan suara yang agak tinggi

“mengerti? Mengerti tentang apa?! Mengerti bahwa kau akan pergi?! Dan mungkin tak akan kembali?! Mengerti bahawa sebentar lagi aku akan hidup sendiri?! Mengerti bahwa jika aku pulang sekolah tidak akan ada oppaku yang akan ngomel ketika aku menaruh sepatuku sembarangan?! Dan aku tidak akan melihat oppaku yang setiap pagi yang  jarinnya ku masukan kedalam kopi?! Mengerti bahwa kau benar-benar sendiri!!” dia meledak sekarang, matanya memerah, dan benda bening mengalir lancar dari matanya, seumur hidup aku hidup bersamanya belum pernah aku melihat adikku seperti ini. Ini semua karena kau! Aku benci diriku sendiri! Melihat orang ku sayangi menjadi seperti ini karena aku

Aku menariknya kedalam pelukanku tapi dia melepasnnya kasar

“ne arra! Kau boleh pergi,, pergilah seterah kemana yang kau mau!! Jangan pedulikan aku!! Pergi saja sana!!” katanya lalu pergi keluar

Min Gi POV

Aku benar-benar kecewa sekarang,, oppaku dia akan pergi keluar negri dan entah apa akan kembali atau tidak?? Dia bilang ‘bisakah kau mengerti oppa?’ cih,,, apakah dia tau apa yang dikataknya itu?? Dia suruh aku mengerti perasaanya, tapi dia tidak tau bagiaman perasaanku. Aku terus berlari ini cukup malam untuk seorang yeoja seperti ku berlari tapi apa peduliku?? Aku tetap berlari kemanapun kakiku mau pergi,,,

Aku mulai merasa lelah sekarang, aku berhenti berlari dan melihat sekitarku tempat apa ini dimana aku?? Yah sepertinya aku kesasar sekarang. Hizzz Min Gi kenapa ku sepabo ini?? Sekarang dimana jalan keluarnya? Aish… jam berapa ini?? Siapa yang peduli?? Lagi pula aku tidak berniat pulang, aku terus berjalan mencari jalan keluar. Aku melihat segerombol namja yang sedang ngobrol aku berniat menghampirinya dan bertanya jalan aku semakin dejat dengan gerombolan namja itu, tapi tunggu sebentar sedang apa meraka?? Bukankah itu botol minuman? Yah itu botol minuman! Tiba-tiba seseorang dari mereka melihatku, aku langsung berbalik dan menjauh

“hey nona…!!!” panggil salah satu dari mereka. Shit..!! mereka menyadari aku, aku terus mempercepat jalanku tapi tetap saja aku mendengar langkah kaki mengikutiku,

“nona cantik jangan lari” kata mereka lagi, sepontan bulu kudukku langsung berdiri, aku tidak bisa membayangkan apa yang akn terjadi padaku jika aku tak bisa keluar dari sini

“mau kemana nona??” kata salah satu dari mereka yang tiba-tiba ada didepanku

“mau apa kau??” aku mulai ketakutan sekarang,

“wae? Tidak usah takut, aku hanya ingin mengajakmu bersenag-senag” kata namja ke 2, dengan senyum yang mengerikan, yah aku disini seorang yeoja yang sedang ketakutan dirubung 5 namja tolong aku Tuhan aku tak mau hidupku hancur sampai disini

“nona kau cantik sekali” kata namja ketiga sambil membelai wajahku, aku langsung menepisnya dan berniat lari tapi namja itu langsung menggenggam tanganku erat

“lepaskan!! Lepas!!” aku terus meronta sambil memukul-mukul badanya, tapi namja ke-2 langsung menggaenggam tangan kiriku sehingga tanganku tak bisa bergerak lagi

“lepaskan aku!!!” aku berteriak keras pada namja-namja itu, walaupun aku tau itu percuma, aku hanya berharap ada yang mendengar teriakkanku lalu datang menolongku…. Kumohon tolong aku!!

Aku menginjak kaki namja ke-2 sehingga genggamanya lepas lalu aku tarik kuat tanganku dari namja namja ketiga sehingga lengan bajuku sobek, dan lenganku rasanya perih. Aku berlari sekencang mungkin aku tidak tau aku lari kemana yan g penting aku bebas dari mereka, seseorang tolong aku!!

Leeteuk POV

Aku sedang menikmati udara malam sambil terbang “lepaskan aku!!” tiba-tiba aku mendengar suara yeoja berteriak, ada apa? Kenapa perasaanku tidak enak yah? Aku turun tepat disumber suara tapi aku tidak menemukan apa-apa… aku berniat pergi lagi…

Eh ini bukanya sobekan baju?? Aku rasa ini baju… “tap..tap..tap” aku mendengar langkah orang berlari membuatku penasaran saja memang ada apa sih?? Aish,, tidak tau kalo aku ini sedang emosi?? Aku menghampiri suara kaki itu, yah berhenti tepat disudut, gang ini jalan buntu sebenarnya apa yang mereka lakukan berisik sekali?? Aku menghampiri gerombolan namja itu

Eh ada yeojanya, sedang apa mereka terlihat sedang memaksa…

“Lepaskan aku!! Dasar namja biadap!!” kata yeoja

“PLAK”

salah satu namja menampar yeoja itu!! Hah apa-apaan ini dasar namja brebgsek! Beraniya sama yeoja kroyokan lagi!! Eh itu bukanya Min Gi?? Aku mencoba tajamkan penggelihatanku,, eh iya itu Min Gi!! Aku menghampiri gerombolan namja itu

“Apa yang sedang kalian lakukan??” tanyaku sinis membuat mereka menghentikan aktivitasnya

“kau anak kecil, tidak usah ikut campur!” kata mereka, aku anak kecil?? Kalau mereka tau berapa umurku apa mereka akan bilang aku anak kecil?? Cih,, dasar manusia

“aku tidak berniat ikut campur, tapi yeoja itu miliku” kataku sambil menunjuk Min Gi yang setengah sadar

“cih, milikmu?? Coba ambil kalau bisa!!” katanya menantangku, Ok kau yang minta mati, tentu dangan senag hati aku akan menghabisi manusia yang tak berguna seperti kalian

“tentu” aku masih tetap tenang menyembunyikan kemuakanku pada namja-namja brengsek ini. Aku berjalan santai mendekati Min Gi bisa ku tebak pasti salah satu diantara mereka akan mencegahku. Aku brhenti menatap namja yang mncegahku

“wae?” aku pasang tampang innocent ku

“hahaha, dasar anak kecil! Kau pikir semudah itu!” kata namja 1. Hah aku sudah muak dibilang anak kecil, kalian tau umurku ini hampir 21 abad, dalam hitungan waktu dunia kalian!!

“berhenti memanggilku anak kecil!!” “Buugg!” ku layangkan tinjuku membuat wajahnya berpaling dan sedikit darah meluncur dari sudut bibirnya. Apa sekeras itu aku memukulnya?? Tapi perasaan aku memukulnya pelan, hah dasar manusia lemah! Aku berjalan mendekati Min Gi lagi, dan lagi-lagi aku dihalangi 4 namja sekaligus 2 orang membawa tongkat. Cih,, kau pikir aku mempan dengan barang seperti itu??

Author

Sekarang Leeteuk sedang dikelilingi 4 namja yang sudah siap menghajarnya, namja ke2 maju melayangkan tinjunya tapi dengan sigap Teuk menagkap tanganya yang mengepal dan membalikan tubuh namja itu hingga namja itu tergeletak tak berdaya, setelah itu namja ke3 berniat sama tapi bidenya yang ini tanganya dipelintir, mungkin patah,,, lalu namja ke4 sudah bersiap memukul kepala teuk bengan tongkatnya, dengan mudahnya teuk merebut tongkat itu dan memukulkanya ke kepala namja ke4 membuat namja itu pingsan seketika, tapi teuk seakan lupa keberadaan namja ke5 dia tidak memperdulikan namja itu, teuk dengan santainya berjalan mendekati Min Gi. Teuk berniat berjongkok “Brraakk!” seseorang mendaratkan pukulan keras menggunakan tongkat tepat ditengkuk Teuk, Teuk baru sadar kalo dia melupakan namja terakir, tentu saja itu tidak akan membuat Teuk kesakitan bahkan tergores sedikitpun tidak, Teuk langsung menoleh dengan pandangan yang tajam matanya berubah hijau menyala seperti mata kucing membuat namja itu ketakutan dan lari terbirit-birit,,

Leeteuk POV

Hah hanya begitu saja sudah K.O semua, tadi berlagak sok! Dasar manusia,, aku kembali memandang Min Gi yang sedang berjongkok ketakutan

“Yaa!! Apa kau kurang kerjaan eoh?? Tengah malam seperti ini berkeliaran ketempat sepi, coba tadi jika aku tidak datang jadi apa kau??” aku langsung mengomelinya, ini membuatku semakin pusing dan frustasi! Dia tidak menjawab aku mengulurkan tanganku “kajja ku antar kau pulang” kataku ketus, dia masih tidak menjawab

“aish,, sebenarnya apa mau mu??!!” bentakku padanya

“hiks… hiks.. hiks,,” eh dia menagis? Apa aku terlalu kasar tadi?? Aduh malah jadi bingung sendiri aku

“Min Gi-ah, gawechayo??” tanyaku halus

“…..”

“mianhe, kajja aku antar pulang” pelan-pelan dia mengulurkan tanganya, tanganya menggigil gemetar, apa dia sangat ketakutan? Ah tentu saja liat saja lengan bajunya sobek, pipinya memar, pasti sakit..

“kajja” kataku menarik pelan tubuhnya yang gemetar

“gomawo Teuk-ah” suaranya serak dan pelan

“cheoman” aku berusaha membantunya berdiri, sekarang aku memapahnya berjalan aish lama sekali, aku tidak sabar!!

“Min Gi-ya” panggilku membuatnya lengsung menatap mataku, dan dia pingsan memang sengaja aku membuatnya pingsan supaya aku lebih mudah membawanya. Aku gendong dia dan membawanya terbang kerumahku..

Min Gi POV

Ah,,, dimana aku?? Kamar siapa ini?? Besar sakali, ini rumah atau kamar?? Aku edarkan pandanganku keseluruh ruangan ini, ruangan ini besar sekali

“annyeong, baguslah kau sudah bangun” kata Teuk yang tiba-tiba masuk ke ruangan ini, eh iya aku ingat semalam kan aku…

“Cha, ini sarapan untukmu” katanya, apa ini rumah Teuk?? Aku mengusap mataku dengan punggung tanganku yang tertutup lengan kemeja yang kepanjangan berwarna putih, kurasa aku lucu mengenakan ini.

Eh tunggu dulu!! kemeja?? Bukanya tadi malam aku menggunakan kaus panjang? Kenapa sekarang ganti kemeja? Kemeja siapa ini, apa kemejanya Teuk? Dan apa jangan-jangan teuk yang….  Ah apa-apaan ini!!! Kalau memang dia yang melakukanya aduh betapa malunya aku!

“gomawo, ehm teuk-ah kemeja ini punyamu kan?” tanyaku hati-hati

“ne” jawabnya singkat

“ehm, itu yang memakaikan baju ini…” aish aku malu sekali!! Bertanya masalah ini

“owh, tenang saja itu tadi park ajhuma yang menggantinya, wae? Apa kau ingin aku yang menggantikan bajumu?” guraunya

“hizz kau ini maunya!”

“hehehe, cepat dimakan aku mau ke sekolah nanti habis pulang kuliah aku akan mengantarmu pulang arra!”

“ne, arra” dia berjalan menuju pintu keluar lalu menutupnya lagi, aku terus memperhatikan ruangan ini besar sekali seperti kamar seorang pangeran.

Aku mulai makan, eh mini enak. Selesai makan aku berniat keluar dari kamar dan menaruh piring kotor ini didapur, ketika aku keluar begitu terkejutnya aku melihat isi rumah ini, apakah ini benar-benar rumah?? Aku jadi penasaran tentang dia, kira-kira apa pekerjaan apanya yah bisa mempunyai rumah semewah ini?? Aku masih berjalan menelusuri rumah ini mencari dapur sambil berkutit dengan pikiranku sendiri.

“diamana yah dapurnya??” gumamku bingung sendiri mrncari dapur, aish tidak lucu jika aku kesasar dirumah, tapi ini memang rumah yang besar dan cukup rumit.

“anyeong nona” kata seorang ajussi yang lewat

“anyeong ajussi^^”

“ada yang bisa saya bantu??”

“ehm, aku mencari dapur, untuk menaruh ini” kataku sambil melirik piring kotor yang ku bawa

“owh, biar saya saja yang bawa nona” katanya sambil meminta piring yang kubawa, membuatku merasa tidak enak

“ehm, tidak usah ajussi tunjukan saja dimana dapurnya^^”

“andwe nona, tuan muda menyuruh saya menjaga anda agar tetap beristirahat, jadi jika tuan muda tau saya takut dia marah” hah apakah Leeteuk sekeras itu peda pelayan, dia kan sudah tua, aku jadi kasian. Dari pada dia dimarahi aku berikan saja piringnya.

Author POV

2 mobil sport yang berwarna putih dan biru syafir sampai di parkiran sekolah, mobil yang mewah hampir seperti mobil balap, membuat para yeoja yang melihat mobil itu penasaran sebenarnya siapa didalam mobil itu??. Tak tunggu lama setelah mobil itu parkir kluar 2 namja tampan dengan tatapan dingin. Leeteuk keluar dari mobil putihnya dan Ryeowook keluar dari mobil birunya. Semua yeoja memperhatikan mereka berdua

“sepertinya aka nada geng baru nih” kata seorang namja yang menatap mereka berdua sinis,

“yah, geng baru, geng anak-anak orang kaya lalu mereka sok berkuasa disini” kata satunya lagi

“hayo! Kalian sedang membicarakan apa?? Tegur Eunhyuk yang kebetulan lewat

“eh kau! Itu loh, anak baru” kata namja satu

“anak baru yang mana??” tanya Eunhyuk

“yang itu,” kata namja satunya lagi yang  satunya lagi sambil melirik Leeteuk&Ryewook yang berjalan menjauh

“owh, Ryeowook” kata Eunhyuk

“kau kenal??”

“ani, hanya tau saja, dia sekelas denganku, memang dia kenapa??”

“sepertinya akan ada geng baru disekolah ini”

“jinja?? Mereka berdua membentuk geng baru??”

“moalla, mungkin””

“wah, jika benar aku mau ikut bergabung ah,,” kata Eunhyuk santai

“mwo?? Yang benar saja??”

“memang kenapa?? Aku cukup tampan dan kaya untuk itu” kata Nyuk penuh percaya diri

“hoeeksss” ledek kedua namja itu,

“heh kalian ini, sudah ah aku mau ke kelas dulu” Nyuk pergi meninggalkan ke-2 Namja itu

Ryewook POV

“hah dasar tukang ngrumpi” gerutuku mengetahui namja-namja kurang kerjaan itu membicarakan kami

“wae??” tanya Leeteuk Hyung dengan tampang innocent, hah yang benar saja?!

“heleh hyung jangan bertanya lagi, kau pasti sudah tau kan??”

“hehehe, nde biarkan saja lagi pula kita tidak merugikan mereka kan??”

“nde, orang-orang yang kurang kerjaan” gerutuku lagi, Leeteuk Hyung hanya terkekeh pelan

“wae?? Ada yang lucu??” tanyaku,

“ani, aku hanya ingin tau namja yang berbicara ingin bergabung dengan kita tadi itu namanya siapa?? Katanya dia sekela denganmu??”

“owh, yang itu namanya Lee Nyuk Jae, biasanya orang memangginya Eunhyuk, wae??”

“dia lucu, ajak bergabung bersama kita, kalau dia mau” kata Leeteuk Hyung, ehm tidak ada salahnya juga menambah teman, lagi pula dia baik

“nde, nanti aku bicara padanya” lalu kami barpisah karena kelasku dan Leeteuk hyung berbeda.

Teeet ….. Teeeet ….. Teeet…

Leeteuk POV

Teeet …. Teeet …. Teeet …

Bel masuk berbunyi aku segera masuk ke kelasku, ehm kurasa Rin Rin mencari Min Gi soalnya dari tadi di terlihat gelisah, sebenarnya apa yang terjadi?? Moalla nanti saja ku tanyakan

“annyeong” sapa dosen yang baru masuk

“annyeong” jawab murid bersamaan

“seperti janji saya, saya ingin menagih tugas yang saya berikan pada kalian minggu lalu yang dikerjakan secara kelompok” dosen mulai berjalan mengitari kelas mencoba melihat tugas yang dikerjakan mahasiswa

“loh, kamu bekerja dengan siapa??” tanya dosen ketika melihat tugas Rin Rin yang memang sudah selesai tapi terlihat sendiri,

“ehm, bersama Min Gi sem” jawab Rin Rin sedikit takut

“lalu dimana Min Gi?? Kenapa dia tidak masuk??”

“dia sedang sakit sem” sambarku menjawab pertanyaan dosen

“owh, ya sudah” lalu dosen killer itu berlalu

Setelah pelajaran selesai, Rin Rin langsung menghampiriku

“wae??” tanyaku

“kau tau dimana Min Gi??”

“ehm tau dia dirumahku”

“mwo dirumahmu?! Kok bisa?? Apa yang kau lakukan eoh??” tanya Rin Rin bertubi-tubi

Memang aku apakan Min Gi, dasar Rin-ah pikarnya tidak-tidak.

“eh aku tidak melakukan apapun padanya! Aku menemukanya pingsan, jadi ku tolong memang dia kenapa??” jelasku diselingi sedikit dusta,

“dia habis bertengkar dengan oppanya, oppanya semalam mencarinya dia menelfonku menanyakan Min Gi”

“memang bertengkar kerana apa??” aku jadi makin penasaran

“oppanya akan pergi keluar negri, dan meninggalkan Min Gi sendiri” katanya, owh jadi dia hanya tinggal berdua bersama oppanya

“ne, nanti ku antar pulang, aku pulang dulu annyeong” aku berlalu pergi

Rin Rin POV

Hah bagaimana bisa Min Gi ada dirumah Leeteuk, ini mencurigakan! Aku berjalan menuju halte bus terdekat di kampus, hah jam berapa ini?? Aku harus segera bekerja, yah memang aku dalah mahasiswa yang bekerja paruh waktu disebuah café.

Tis …. Tis … tis …

Titik titk air turun dari langit, hah hujan dan aku tidak bawa paying, aish kenapa hari ini begitu merepotkan sih?! Kataku sambil menghentak-hentakan kakiku.

“kyaaa!!” pekikku ketika tiba-tiba seorang namja membawa payung berdiri manis didepanku

“aish, kau membuatku tuli!” dengusnya

“salah siapa mengagetkanku?!” hah Nyuk oppa membuatku hamper jantungan.

“kajja, kuantar pulang, cuacanya mulai dingin” ajaknya,

“ehm, tapi tapi…” kataku tidak diperdulikanya dia langsung saja menggenggam tanganku,

DEG……

Tanganku seperti kesetrum saat tiba-tiba dia menggenggam tanganku, sepontan langsung kutarik tanganku dari genggamanya

“wae??” tanyanya bingung. Aish apa dia tidak sadar apa yang dilakukanya tadi?

“an ani, nan gawechana, tidak usah lagi pula aku mau ke café tidak mau pulang” kataku gugup, sebenarnya aku ini kenapa? Aku langsung berjalan mendahuluinya

“ya sudah ku antar ke café” katanya, kenapa dia memaksa??

“ehm ya sudahlah” kataku pasrah sambil mengikutinya masuk ke mobilnya

Author POV

Leeteuk dan Ryewook telah sampai kediamanya yang besar seperti istana itu langsung disambut beberapa pelayan, yang membungkuk hormat. Menyadari sesuatu Min Gi langsung keluar dari kamar dan melihat leeteuk berjalan menghampirinya di ikuti beberapa pelayan.

“apa kau sudah merasa baik?^^” kata Leeteuk sambil tersenyum memamerkan lesung pipinya,

“ne” jawab Min Gi singkat

“kajja kuantar pulang” Kata Leeteuk d balas anggukan dari Min Gi, “eh tunggu dulu” kata Leeteuk menggantung

“wae?”

“apa kau akan pulang memakai baju ini??” kata Leeteuk sambil menunjuk kemejanya yang kebesaran digunakan Min Gi sehingga terlihat lucu

“ehm, tapi bajuku sobek”

“yah aku tau, dan aku tidak punya pakaian yeoja”

#Me : ya iya lah emang lengkong? I teuk : eh athor sarap, ngganggu aja loe! I me : suka” ane dong, disini kan ane authornya l teuk: iya tapi lo ngganggu raders beut, ngabis-ngabisin kertas aja loe! I me : T^T# abaikan!!

Kataku sambil mengaruk tengkukku yang tudak gatal. Ehm apa ku ajak beli baju dulu kali yah?? Baik lah

“ yasudah kajja!” ajak ku

“ehm tapi” aku tidak perduli aku langsung menggandengnya

TBC

eottoke?? part 2 tembah tidak jelas kah?? buat yang udah baca Wajib RCL loh,,,,

Gomawo buad admin yang susah payah mau publisin nih ff^^

republised by admin fp suju superfiction

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s