Love Like… part 2

Author: Vika So Espresso

Bo Kyung memegang Kyuhyun memastikan keadaan namja di depannya. “Khyunie-ah~! Gwaenchana?? Khyunie! Yang mana yang sakit.” Bo Kyung mengusap lembut dada Kyuhyun yang masih menampakkan raut wajah kesakitan. “sakitt~” gumam Kyuhyun lirih. Bo Kyung merasakan sesuatu yang bening mengalir di pipinya, ia memeluk Kyuhyun mencoba membuatnya nyaman. “tahan sebentar, aku akan mengambilkan obat di tasku.” Bo Kyung melepas pelukannya dan berdiri hendak menuju tasnya, tapi tangan Kyuhyun menahannya.

Seeeeettt~

Kyuhyun menarik Bo Kyung dalam pelukannya, ia mencubit lembut pipi yeoja yang masih basah itu. “aku bohong~” tawa Kyuhyun meledak. Bo Kyung yang baru dapat mencerna perkataan Kyuhyun dengan sempurna langsung memberikan Kyuhyun pukulan keras di kepalanya. “sakitt!” Kyuhyun memasang tatapan iblisnya.

“babo!” Bo Kyung memukul dada Kyuhyun beberapa kali dan beranjak berdiri kemudian pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih mengelus kepalanya. ‘dasar bodoh!!!!! Menyebalkan!’ Batin Bo Kyung, ia terus berjalan meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun sendiri masih cengengesan puas karena merasa berhasil membuat Bo Kyung tertipu. Sepertinya ia senang melihat pipi yeoja itu memerah.

##

Kyuhyun dan Bo Kyung sedang berada di rumah Kyuhyun bersama ayah dan ibu Kyuhyun. Mereka sedang melihat J-drama berjudul 1LOT, Bo Kyung melihat drama itu dengan penuh penghayatan sampai beberpa kali ia harus menyeka air matanya yang mengalir. Sedangkan Kyuhyun sama sekali tak memperdulikan tontonan di depannya, ia lebih tertarik dengan PSP yang sejak tadi sudah dimainkannya. Saat pemain utama meninggal Bo Kyung semakin terisak, dan memeluk kedua lututnya. Kyuhyun meletakkan PSP nya dan memandang aneh pada Bo Kyung. Ia berdecak kecil melihat yeoja di sampingnya yang menangis hanya karena drama yang tak nyata. “hey! Sudah jangan menangis!” Bo Kyung menyenggol Bo Kyung dengan lengannya.

“ini sangat menyedihkan. Bagaimana bisa Tuhan sangat tega mengambil Aya? Mereka saling mencintai Kyu!!!” Bo Kyung semakin terisak. Kyuhyun hanya bisa memberikan tissue dan kembali sibuk dengan PSPnya. “Khyunie-ah!” Bo Kyung menatapnya, membuat Kyuhyun kasihan dan memeluknya untuk membuatnya nyaman.

“dasar cengeng! Mana bisa menangis hanya karena drama? Kau terlalu menghayatinya.” Omel Kyuhyun sambil mengelus lembut rambut panjang Bo Kyung.

“untuk menjadi sutradara memang harus begitu.” Sanggah Bo kyung tak mau kalah, ia masih sedikit terisak. “memahami film, dan harus mendapat perasaan yang pas agar film yang dibuat terasa nyata.” Lanjut Bo kyung lagi.

“huh~ melihatmu seperti ini aku jadi sedikit berat untuk meninggalkanmu.” Sahut Kyuhyun lirih. Bo Kyung yang mendengarkan melepas pelukan Kyuhyun dan menatapnya sedih. “itu hanya acting, lalu bagaimana nanti jika aku seperti itu dan itu nyata?” lanjut Kyuhyun yang di sambut isak Bo Kyung yang semakin keras. Kali ini bukan karena drama, tapi karena ucapan Kyuhyun yang tidak tega meninggalkannya. “hah! Sudahlah jangan menangis!!” Kyuhyun jengah menghadapi Bo Kyung yang terus menangis kemudian memanggil ibunya.

“wae? apa yang kau lakukan pada Khyungie?”tanya ibu dan ayah Kyuhyun. Ibu Kyuhyun memeluk Bo Kyung mencoba menenangkannya. “tenanglah Khyungie-ah.” Bisik ibu Kyuhyun lembut. Beberapa saat Bo Kyung sudah mulai tenang. Ibu Kyuhyun memulai pembicaraan. “bagaimana sekolah kalian? Kalian akan melanjutkan kuliah di mana?” tanyanya.

“aku ingin menjadi sutradara, tidak berubah.” Bo Kyung nyahut sambil melirik Kyuhyun. Ibu dan ayah Kyuhyun yang mengetahui itu terkekeh kecil. Kyuhyun hanya cuek tak menggubris lirikan Bo Kyung.

“bagaimana denganmu?” tanya ayah Kyuhyun.

“tidak ada.” Jawab Kyuhyun singkat. Sejenak suasana menjadi hening, mereka tahu ke mana arah pembicaraan ini nantinya. “sudahlah, aku mengantuk. Khyungie-ah kau bisa pulang sendiri kan?” Kyuhyun melangkah menuju lantai atas tanpa memandang ke arah tiga orang yang masih terbelit suasana hening.

“jahat!” umpat Bo Kyung lirih sambil berlari menuju pintu. Saat sebelum membuka pintu terdengar suara jatuh yang cukup keras. Bo Kyung menoleh dan tercekat mendengar teriakan ibu Kyuhyun. Ia segera berlari menuju Kyuhyun dengan pikiran melayang ke mana-mana.

TBC~

Kkekkekkek~ kali ini gw bawa2 1LOT..
Drama yang demi apapun bikin mata gw bocor.. ikut2 sakit hati..
*jadi ngomongin drama lain-,-*
Ini part2-nya.. walaupun gak ada yang minta tetep gw bikin juge.. buahahahahahah
Kalo udah baca.. komen yah? Ntar dapat hadiah kok *bohong*
Tapi no bash yah.. nanti hati saya sakit lagi kayak liat 1LOT..
*muach*
#author (masih) gila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s