FF_ [Spesial LeeTeuk Birthday] ” Yeongwonhi Happy Together “

FF_ [Spesial LeeTeuk Birthday] " Yeongwonhi Happy Together "

FF_ [Spesial LeeTeuk Birthday] ” Yeongwonhi Happy Together “

Tittle   : Yeongwonhi Happy Together
Author: Dian Tan
Genre  : Brothership, Gaje (?)
Rating : G
Length: One Shoot
Cast    : All Member Super Junior and Super Junior M
Cameo: Shin Ran Rin
A/N     : Super Junior milik Tuhan YME, milik keluarganya dan milik ELFs.
Tapi FF ini punya saya! Saya buat spesial untuk Leeteuk tercinta. Maaf
kalo gaje dan banyak typo. ^^
Dont Copas! Dont Bash! Keep RCL…

~Happy Reading~

 ” Kebahagiaan sempurnaku adalah bersama kalian, keluargaku.. “

_Leeteuk_

***

Saturday, 30 June 2012

 14.00pm KST @Dorm

” Hyung.. Ayolah.. Sekali ini saja, mau ya? Jebaall.. ” Sungmin tak

bergeming. Ia terus diam sekalipun Kyuhyun terus merengek di sampingnya.

” Hyuung.. Sungmin hyuung..” suara rengekan Kyuhyun semakin menjadi. Bahkan sekarang ia menarik-narik baju dan mengguncang-guncangkan bahu Sungmin.

” Ya! Kyu, geumanhae! ” ujar Sungmin sebal. Ia bangkit dari sofa dan berniat masuk ke kamar. Tapi Kyuhyun menahannya.

” Aku tidak akan membiarkan hyung masuk ke kamar sebelum hyung menyetujui ideku. ” Tukas Kyu cepat.

” Tapi Kyu, kau tahu kan bagaimana sikap Leeteuk hyung jika sudah marah, dan aku tidak ingin menjadi Hyuk kedua! ” timpal Sungmin serius. Ya dia memang kurang setuju akan ide Kyuhyun yang berniat mengerjai Leeteuk habis-habisan di hari ‘Saengilnya’ besok.

” Tapi hyung, aku kan hanya.. ”

” Sudahlah Minnie, turuti saja keinginan Kyu. Lagi pula aku dan yang lain juga setuju. Bahkan Heechul hyung berniat turut serta. ” Ucap Yesung yang entah sejak kapan sudah berdiri di belakang Sungmin. Kyuhyun yang merasa dibela hanya menyunggingkan senyum kemenangan.

Sungmin menghela napas pasrah. ” Baiklah.. Tapi jangan aku yang melakukan ide aneh itu, ok? ” Kyuhyun mengangguk setuju.

” Aku sudah meminta seseorang yang melakukannya. ” jawab Kyuhyun. Dia menoleh sebentar ke arah Yesung, dan Yesung langsung mengangguk.

” Nugu? ” tanya Sungmin.

” Ran Rin noona.”

***

 

Sunday, 1 July 2012

 10.00am KST

 

Ran Rin berlari tergopoh memasuki lift yang akan membawanya menuju dorm Super Junior. Kemarin Kyuhyun meneleponnya dan memintanya cepat datang. Ran Rin belum sempat menanyakan pada Kyuhyun kenapa ia harus

cepat datang. Karna ia sudah lebih dulu panik saat mendengar bahwa Leeteuk sakit. Bahkan beberapa pasiennya di Konkuk Hospital terpaksa ia tinggalkan. Itu semua ia lakukan hanya untuk namja chingunya, Park Jung Soo.

” Sebenarnya ada apa? Kenapa kalian menyuruhku cepat datang? Apa benar Jung Soo sakit? ” serentetan pertanyaan langsung dilontarkan Ran Rin pada wajah-wajah super tampan di hadapannya sesaat setelah ia sudah di dalam dorm.

” Tenanglah noona, jangan panik. Tadi aku hanya berbohong saat mengatakan jika Leeteuk hyung sakit. Mianhae.. ” kelegaan langsung dirasakan Ran Rin kala mendengar ucapan Kyuhyun. Namun sedetik kemudian ia mendelik tajam menatap semuanya.

” Lalu? Apa maksud kalian menyuhku datang kemari? ” tanya Ran Rin dengan mata memicing.

” Begini Ran Rin, kami ingin kau.. Bla..bla..bla.. ” Kangin menjelaskan secara detail maksud mereka. Dan Ran Rin mendengarkan dengan antusias.

” Hm..jadi begitu.. Lalu kapan kita akan mulai mengubah kamar Jung Soo? ” tanya Ran Rin semangat. Ya ide dari Kyu ternyata mengubah dan mengecat kamar Leeteuk menjadi hitam! Hitam readers! Ide itu memang belum tentu membuat Leeteuk marah, tapi dapat dipastikan namja berwajah malaikat itu akan kesal. Karna dia tidak akan bisa tidur tanpa warna putih yang mengelilinya. Author benar kan?

” Sekarang! ” jawab kesembilan namja tampan itu serentak.

” Oke! Kajja kita mulai! ”

***

 

11.00am KST

 

 

 

Sudah dua jam Leeteuk duduk di bangku kayu di pinggir taman. Matanya terus menatap ponsel putih di tangannya. Ya sebenarnya hari ini Ran Rin sudah berjanji akan menemuinya di taman ini. Dan sudah dua jam lebih dia menunggu, tapi yeoja chingunya belum juga muncul.

” Aish..! Kemana yeoja itu?! Apa dia lagi-lagi lupa kalau ada janji denganku?! ” Leeteuk menggerutu tak karuan. Berkali-kali ia mencoba menghubungi Ran Rin, tapi tak kunjung dijawab. Ran Rin memang tak bisa lepas dari penyakit lupanya, tapi apa yeoja itu juga tidak bisa mengingat janji yang dibuatnya dengan Leeteuk?

” Haahh! Lebih baik aku pulang! Sepertinya Ran Rin benar-benar lupa.. ” Leeteuk bangkit dari kursi  dengan wajah frustasi. Sampai-sampai ia tidak sadar jika ada dua pasang mata yang tengah mengawasinya sambil cekikikan.

” Tahap awal berjalan lancar, hyung.. ” namja yang dipanggil hyung itu mengangguk cepat.

” Ne, Kyu. Lebih baik sekarang kita pulang. Kajja! ” ajak namja imut itu.

” Eh, Wookie hyung, kau benar-benar tidak menyisakan makanan untuk Leeteuk hyung, bukan? ”

” Ne. Sudah, kajja kita kembali. ”

***

” Aku pulang.. ”

Hening. Tak ada seorangpun yang menyahut suara Leeteuk saat membuka pintu dorm.

” Aku pulang..”

Hening lagi. Masih tak ada yang menyahut suara namja tampan itu. Karna heran, Leeteuk lantas mengecek satu persatu kamar dongsaengnya. Dahinya berkerut samar kala mendapati kamar mereka yang kosong.

” Kemana perginya mereka?” gumamnya pelan. Baru saja ia berniat mengelilingi dorm, nyanyian cacing-cacing dalam perut menahannya.

” Ah, aku lapar.. ” Leeteuk berjalan ke dapur. Dia membuka semua lemari makanan juga panci. Tapi tidak ada makanan sedikitpun yang ia temukan. Sekalipun sebutir nasi. Kasian..

” Omo..kenapa tidak ada makanan sama sekali? Aku sangat lapar. Aish.. Apa Wookie tidak memas.. ”

BRAKK!

Suara keras bantingan pintu sentak memotong kalimat Leeteuk dan membuatnya menoleh. Ternyata semua dongsaengnya. Termasuk Zhoumi dan Henry.

” Kalian semua dari mana? Aku mencari-cari kalian sejak tadi. Kenapa pergi tidak memberi tahuku? ” tanya Leeteuk memandang kesebelas dongsaengnya dengan kesal.

” Tidak usah sok perduli pada kami, hyung. Urus saja urusanmu sendiri.” Donghae menjawab dengan datar dan sedikit ketus. Memancing kerutan bingung di kening Leeteuk.

” Hae? Ada apa denganmu? Apa aku berbuat salah? Kenapa sepertinya kau marah padaku? ” Donghae diam. Dia tidak berani menjawab pertanyaan Leeteuk. Bukan karna takut, tapi sebenarnya rasa ingin tertawanya

sudah di ujung tanduk. Dia tidak ingin merusak rencana ini, jadi dia putuskan bersembunyi di balik punggung Kangin.

” Hae, kenap.. ”

” Sudahlah hyung, sebaiknya kau diam. Kau tidak dengar ucapan Donghae hyung barusan, jangan sok per-du-li?! ” jawab Ryeowook tajam. Membuat dahi Leeteuk berlipat lebih banyak.

” Ya! Ada apa dengan kalian semua, huh? Kenapa kalian jadi marah padaku?! Aku kan tidak melakukan apa-ap..”

BRAKK! BRAKK! BRAKK!

Dasar dongsaengdeul kurang ajar! Bukannya menjawab ucapan hyungnya dengan kata-kata, ini justru menjawab dengan bantingan pintu kamar masing-masing. Leeteuk cengo. Ia hanya mampu menganga tak mengerti dengan sikap semua dongsaengnya.

‘ Ada apa dengan mereka? Apa mereka semua sedang kesurupan? ‘ pikir Leeteuk. Namun sejurus kemudian ia sadar, ada dua dongsaengnya yang sedari tadi hanya diam. Zhoumi dan Henry.

” Kalian.. ”

” Kami akan tidur di sini, hyung. Jangan mengganggu kami, arra? ” tukas Zhoumi sengit. Yang lagi-lagi membuat Leeteuk hanya mampu menghela napas lemah.

” Arra.. ” sahut Leeteuk datar. Lalu menghempaskan tubuhnya di sofa, memutar otaknya dalam-dalam. Mengingat lagi kesalahan besar apa yang membuat semua dongsaengnya bersikap aneh hari ini.

Dan lagi-lagi Leeteuk terlampau polos atau mungkin bodoh. Dia tidak sadar jika semua dongsaengnya tengah menahan tawa lahak mereka di balik pintu. Melihat hyung tertua mereka yang tengah berada dalam zona permainan.

” Tahap kedua sukses. Prok! ” satu persatu dari mereka ber-high five. Tak terkecuali Zhoumi dan Henry yang  susah payah menahan tawa mereka di balik punggung Leeteuk.

***

 

19.00pm KST

 

Wangi khas dari ramyun yang dimasak Leeteuk memancing semua dongsaengnya bangun. Satu persatu para namja tampan itu keluar dari kamarnya.

” Eng? Kalian sudah bangun? Kajja kita makan, aku sudah memasak ramyun untuk makan malam, ” tawar Leeteuk. Untuk menebus kesalahannya- yang tidak tahu kesalahan apa- ia sengaja memasak ramyun dengan porsi besar kali ini.

” Ya! Kenapa kalian diam saja? Ppalli kita makan, kajja..! ” ajaknya lagi. Namun tak seorangpun dari sodara-sodaranya yang menghampiri. Mereka hanya memandang Leeteuk dengan tatapan datar tanpa selera.

” Aku tidak lapar, hyung. Aku mau makan di luar saja,” jawab Eunhyuk santai.

” Kalau kau tidak lapar, kenapa mau makan di luar? Sudah, makan di sini saja, ne? ” tidak hanya Eunhyuk, kini semuanya menggeleng enggan.

” Aku tidak lapar, hyung, ”

” Aku juga tidak lapar, ”

” Aku juga, ”

” Iya, aku juga, ”

” Hey, bagaimana jika kita makan di Restoran Canada saja? Aku tahu letak Resto yang menjual makanan khas Canada di dekat sini, eotthe?” usul Henry. Yang langsung dijawab anggukan kepala dari semuanya.

Tidak sampai lima menit, dorm kembali sepi. Hanya menyisakan Leeteuk yang tetap pada posisinya. Berdiri di samping meja makan dengan celemek yang melapisi tubuhnya. Lagi-lagi namja berlesung pipi itu diam. Dia hanya mampu menatap punggung semua sodaranya dengan sedih. Dan tak lama dia berjalan perlahan ke kamarnya.

CEKLEK

Ia memutar knop pintu. Dan..

Hana..

Dul..

Set..

” AARRGGH..!! SIAPA YANG BERANI MERUSAK KAMARKUUU..??!!!”

***

22.00pm KST

 

BRUKK!!

Leeteuk menggembrak meja keras. Membuat semua member tersentak kaget. Ditatapnya satu persatu dongsaengnya dengan tatapan membunuh. Ya setelah menemukan keadaan kamarnya yang ‘HITAM’, Leeteuk secepat kilat menelepon semua member. Menyuruh mereka kembali dan memberi penjelasan. Tentu saja dengan sedikit mengancam. Walaupun harus menunggu tiga jam, tapi tak menyurutkan sedikitpun amarahnya.

Semua member Super Junior saling bertatapan. Hati mereka ketar-ketir melihat hyung mereka memasang wajah super menyeramkan. Jantung mereka berdebar hebat karna takut. Wajah mereka juga tegang. Aura kemarahan menyengat hebat di sekeliling Leeteuk sekarang.

” Siapa yang sudah berani mengecat kamarku menjadi hitam?! Siapaa?! ” tanya Leeteuk dengan suara tertahan.

Sepi. Tak ada sedikitpun suara yang menyahut.

” Ya! Jawab! Apa kalian bisu, huh?! ”

Tetap sepi.

Ok. Ini reaksi yang tidak mereka prediksikan di awal. Mereka tidak berpikir kalau hyung mereka akan semarah ini! Bagaimana sekarang?!

” Jadi kalian tidak mau menjawab, huh?! Baik! Karna kalian terus diam, maka aku akan..”

” Aku yang mengecat kamarmu, Park Jung Soo-sshi. ”

Greb!

Dengan cepat semua kepala menoleh ke satu arah. Dan mendapati seorang yeoja cantik tengah berdiri di ambang pintu.

” Ran Rin?! ” Leeteuk sedikit terkejut mendapati yeoja chingunya ada di depannya.

” Ne, aku yang sudah mengecat kamarmu. Wae? Kau tidak suka?” tanya Ran Rin santai sambil membersihkan kuku tangannya.

” Ya! Kenapa kau melakukan itu tanpa seijinku, huh? Tidak sopan!” sungut Leeteuk sebal. Bagaimana tidak? Tadi pagi dia menunggu Ran Rin selama dua jam di taman, tapi yeoja itu tidak kunjung datang. Dan sekarang tiba-tiba saja yeoja itu ada di hadapannya. Tersenyum dengan wajah tidak bersalah. Ditambah kelakuan semua dongsaengnya yang aneh, semakin membuat Leeteuk hampir gila! Sebenarnya ada apa dengan hari ini? Ya Tuhan..

” Karena kau bodoh! ” tukas Ran Rin cepat sambil melirik semua member Super Junior dan.. Tersenyum. Membuat para namja berwajah super kharismatik itu lega bersamaan.

” Neo?! Ya! Jangan menyebutku bodoh, nona Shin! Aku ini sangat pintar, kau tahu? Aish.. ” gerutu Leeteuk. Dia tidak terima disebut bodoh, sekalipun oleh kekasihnya.

” Kalau kau tidak bodoh, harusnya kau sadar, tuan Park.. ” ujar Ran Rin.

” Sadar? Apa maksudmu? Aku tidak gila! Dan apa yang harus aku sadari, huh? Aku sangat waras! Aku bahkan tahu hari ini tanggal sat..” Leeteuk terdiam seketika. Well, sepertinya ia menyadari penyebab keanehan hari

ini. Kenapa semua dongsaengnya tiba-tiba bersikap menyebalkan. Kenapa Ran Rin tidak memenuhi janjinya. Dan kenapa kamarnya berubah jadi hitam. Itu semua karna..

” Jadi..aku..?”

” Bodoh..!! ”

***

” SAENGIL CHUKKAHAMNIDA.. SAENGIL CHUKKAHAMNIDA.. SAENGIL CHUKKAE URI TEUKI HYUNG, SAENGIL CHUKKAHAMNIDA..”

Prok Prok Prok..!!

Suara riuh tepuk tangan dan ucapan selamat ulang tahun menggema di Dorm Super Junior. Bahkan tiupan terompet ala tahun barupun turut terdengar di sana.

” Selamat ulang tahun Leeteuk hyung.. Mianhae hari ini kami sudah membuatmu kesal dan marah, ” ungkap Shindong.

” Ne, hyung. Mianhae.. Mungkin sikap kami agak berlebihan hari ini, ” timpal Siwon.

” Iya hyung, kami..”

” Wow! Rupanya kita sedikit tertinggal, Kibumie..” suara berat milik Heechul memotong cepat kalimat Sungmin. Membuat semuanya kontan menoleh. Ya walaupun sedikit terlambat karna harus menyelesaikan tugas militernya, tapi Heechul tetap menyempatkan datang untuk merayakan

ulang tahun hyungnya itu. Begitupun dengan Kibum, dia menyempatkan datang sekalipun jadwal syutingnya padat.

” Kalian juga datang..? ” Leeteuk sudah bersiap menangis sekarang, tapi Heechul menahannya.

” Ya! Peterpan! Jangan menangis di depanku. Aku muak melihatnya. Lebih baik kita berpesta malam ini, eotthe? Ah, iya! Kenapa tidak ada kue ulang tahun?” semua member termasuk Leeteuk baru sadar jika tidak ada tart ulang tahun di sini.

” Ada, sudah kusiapkan. Sebentar aku ambil..” seru Ran Rin cepat. Dia melangkah keluar, namun belum lima langkah, kakinya berhenti.

Kibum yang menyadari hal itu langsung bertanya, ” Wae noona? ”

” Hm..oppadeul, bisakah saat aku kembali, kalian semua sudah berdiri membelakangi pintu? ” tanya Ran Rin.

” Nde? Waeyo? Apa kau.. ”

Belum sempat Leeteuk menyelesaikan kalimatnya, Ran Rin sudah memotongnya, ” Ayolah oppa, sekali ini saja. Aku ingin menunjukkan sesuatu pada kalian. Anggap saja ini hadiah, eotthe? ” semua hanya berpandangan bingung. Namun setelahnya mereka mengangguk bersamaan.

Ran Rin tersenyum puas. Dengan cepat ia melangkah ke luar mengambil kue tart yang sudah ia siapkan. Dan membawa…. seseorang!

” Saengil chukkahamnida Leeteuk hyung.. Mianhae, aku baru datang.. ”

DEGG!!

Mereka tertegun. Jantung keempat belas namja tampan tersebut berdetak cepat bersamaan. Seiring terdengarnya suara lembut seseorang yang selama ini mereka rindukan. Sontak saja mereka berbalik. Dan mendapati salah satu saudara mereka yang dulu pergi, kini berdiri di hadapan mereka. Sambil membawa kue ulang tahun dengan lima belas lilin yang menyala di atasnya.

” Hankyung hyung?! Benarkah itu kau, Hankyung hyung?! ” suara bariton Kyuhyun menyapu keheningan yang sempat tercipta.

Hankyung mengangguk dengan mata berkaca-kaca. Dia menyerahkan kue tart itu pada Ran Rin, kemudian merentangkan tangan. ” Aku merindukan kalian semua. Tidak kah kalian merindukanku? ”  Tanpa aba-aba, keempat belas  namja itu langsung menghambur memeluk Hankyung. Membuat Ran Rin harus mundur beberapa langkah.

Untuk sesaat suasana menjadi hening. Hanya isak tangis bahagia yang terdengar dari mereka. Dan seketika kehangatan persahabatan dan persaudaraan menyelimuti ruangan ini.

Tidak ubahnya dengan mereka, diam-diam Ran Rin juga menangis bahagia di posisinya. Melihat kelima belas bintangnya berkumpul, membuat dadanya serasa sesak karna kebahagiaan yang membuncah.

” Ehem! Sepertinya lilin ini akan terus meleleh jika tidak cepat ditiup? ” celetuk Ran Rin. Membuat kelima belas pangeran tampan itu membubarkan aksi pelukan mereka.

” Kajja. Tiup lilin ini bersama dan buat permohonan. ” Ran Rin meletakkan kue tart itu di atas meja. Dan tanpa perintah, para namja tampan itu sudah duduk rapi membentuk lingkaran serta memejamkan mata berdoa.

” Keluarag, ELFs dan mereka. Tuhan.. Terima kasih. Ini adalah ulang tahun terindah dalam hidupku. Berkumpul dengan semua saudara dan orang yang kusayangi. Biarkan hal ini berlangsung selamanya..”

” Terima kasih Tuhan. Kau telah mengembalikan satu bintang yang sempat menjauh kembali pada keluarganya. Dan kini kelima belas bintang itu telah berkumpul menjadi gugusan bintang paling terang di langit indah-Mu. Jangan biarkan mereka terpisah lagi, Tuhan, kumohon.. Biarkan mereka terus bersinar sampai dunia tidak menginginkan mereka lagi. Amin..”

_END_

JDERRR….!!!

Eottohkae? Eottohkae?

Gaje? Jelek? Ancur? Typo?

Hahaha… Mianh.. Karna pengen rampung cepet, jadilah begini hasilnya. Semoga gak ada yang muntah. 😥

Well, yang kena tag, jangan marah ya. Kalo gak suka boleh hapus kok, jeongmal. ^^

YesungMinlah, Buat semuanya, jeongmal ghamsahamnida… *deep bow with Han*

republished by aeund

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s