This Is Love Or Friend part 2

Cast:

  • Lee Hyuk Jae
  • Kim YeHyuk
  • Kim Joong won
  • Other cast

Genre: terserah readers dah -_-“ comedi maybe(?) romance maybe (?)

Author: Resita Putri Ayu NingTyas

face book: http://www.facebook.com/rerhe.yeppa

twitter https://twitter.com/#!/RerhePutri1706

Rate: 15 PG

Happy reading^^

—————————————————————————————–

Kim YeHyuk pov

Uh!! Dingin banget mana aku gak bawa jaket tebal hanya jaket biasa yang kupakai. Hidung dan pipiku mulai memerah karena kedinginan entahlah gengsi dan malu jika aku kembali Aku tetap saja berjalan hingga aku berhenti di sebuah taman. Aku duduk di bangku yang cukup panjang. Kurapaatkan jaketku, hujan salju telah berhenti. Kurasakan ada yang bergetar hebat dikantong jaketku *LEBAY -_-“#Plakk* ku lihat ada nomor yang tak ada dalam kontak hpku siapa ya?semoga saja bukan penculik,dan dapat membantuku

“yeobseyo?” jawabku pada orang di seberang sana.

“aku lee hyuk jae sudahlah, aku to the point kau dimana?” ha? Siapa dia kenapa bertanya aku dimana?

“ak ak aku di taman tapi aku tidak tau di daerah man…”tututututututut telfonnya END sampai disini. Dasar tidak sopan, tanganku dingin bagaikan es yang sedang membeku di frezzer. Aku melihat sekelilingku semua membawa pasangan bahagia bersama sedangkan aku?sudah kedinginan,tak tau jalan,sendirian lagi ya nasib nasib. Saat mataku menangkap sebuah bayangan seseorang yang berlari menghampiriku. Dia?siapa ya? Aha diakan namja menyebalkan yang membuat aku pergi kenapa dia mencariku?he? aneh. Dia berdiri di depanku.

“merepotkan. Kajja ikut aku kembali kau mau mati kedinginan disini he?” jawabnya dengan wajah yang sok cool.

PPPPLLLLEEEETTTTTTAAAAAAAAAAKKKKKKKKKK. Jitakan manis bertengger(?) anggun di kepalanya.

“yak kenapa kau malah menjitakku?he?untung saja aku masih mau mencarimu, jika tidak sampai kiamat datang kau tetap saja disini” dia marah-marah dihadapanku apa dia tidak malu apa melihat aku yang sedang kedinginan malah marah-marah dasar namja gila. Semua memandangi kami uh! Malu aku dibuatnya. Dia menarik tanganku, membawaku pergi dasar namja gila. Kami berhenti di suatu gang yang lumayan sepi.

“kau tak pernah diajari sopan santun he?kenapa kau menarik tanganku? Ne aku akan kembali dan menjadi pembantu kalian” jawabku kethus aku langsung menghempaskan tangannya. Lapar melandaku, aku tetap memegangi perutku karena dari pagi belum sarapan dan cuaca sangat dingin. Aku menelfon yesung oppa tapi keburu yah, lowbat dah handphone ku. Bagaimana ini?aku tak mau lama-lama bersama namja gila satu ini, jika aku meminjam ponsel-nya gengsi dong dan juga malu banget karena aku tadi bentak-bentak dan kasar dengannya. Dia menyadari bahwa aku lapar.

“kau lapar?” tanyanya padaku yang jujur masih dan masih masih masih kesal dengannya. Baru pertama bertemu sudah tidak sopan pada orang lain.

“ne!” jawabku singkat. Lagi-lagi dia menarik tanganku tanpa seizinku. Aku memberontak.

“aku bisa jalan sendiri lepaskan!!!!!!!!!” kataku dia melepaskan genggamannya dan berjalan di depanku. Malam ini kami mampir di kedai ramen. Cukup membuat badan sedikit hangat. Aku menatapnya yang sedari tadi tidak makan. Dia menatapku balik dan dia tersenyum kecut. Kurebahkan tubuhku diatas kasur kejadian hari ini tak akan aku lupakan selamanya selama lama lama lama lama lama lamanya. Aku pun tertidur pulas karena capek badanku.

Esok tlah menyambut, matahari tersenyum menyambut hari-hariku kedepan yang begitu mengenaskan. Jam beker membangunkanku tepat pukul 4 pagi dan sepagi itu yesung sudah mengirim bebarapa pesan yang isinya sama yaitu menyuruhku untuk cepat ke dorm. Ah!!ini masih pagi buta yesung. Aku berjalan menuju kamar mandi aku harus mandi di pagi buta gara-gara hukuman itu yang begitu menyiksa.

Ku biarkan rambutku yang masih basah terurai. Kutunggangi motorku menuju dorm. Di pagi ini seoul masih sepi lebih baik aku lebih cepat karena jika telat aku tidak akan cepat menyelesaikan tugasku. kuparkirkan motorku di halaman, kulangkahkan kaki beratku menuju pintu mataku yang masih mengantuk malas untukku buka. Aku mengetuk pintu dengan tangan yang berat. Satu dua tiga kali tidak dibuka. Sampai akhirnya

“appo kau ini pagi-pagi kenapa sudah menjitakku” aku mengerjap ngerjapkan mata ternyata bukan pintu yang sedang berbicara ternyata orang. Aku tersenyum padanya untuk rasa malu dan maafku. Aku masuk kedalam dan

“uwaaaaaaaaaaaa pabo!!!!!!!! kenapa kau menginjak ekor anjingku? He?” katanya kethus. Memangnya aku salah orang lagi ngantuk banget suruh ke dorm.

“mianhae!! Apa yang harus kulakukan??” tanyaku pada mereka. Mereka sedang berkumpul di ruang tengah.

“kau harus bersihkan dorm ini, setelah itu memasak untuk sarapan kami itu saja menurutku” jelas leeteuk oppa.

“ne” ku lepas jaketku dan menaruhnya di sofa. Aku berjalan menuju kamar ke kamar untuk mengambil baju-baju kotor mereka untuk di laundry kan. Tapi saat aku membawa cucian dari kamar yesung yang begitu menumpuk tak sengaja aku tersandung kura-kura miliknya dan BRRRRRRRRRRRRRRRRRUUUUUUUUUUKKKKKKKKKK.

“aw!!” aku jatuh tersungkur dan cucian itu melayang dan jatuh berceceran. Kurasakan perih di kakiku. Semua datang menghampiriku dan bertanya apa aku tidak apa-apa.

“gwaenchanna?” Tanya siwon padaku. Aku hanya mengangguk aku berusaha bangkit tapi sepertinya kakiku sakit. Aku pun dibantu siwon dan di dudukan di sofa terdekat. Yesung melihat lukaku ommmmmo— kakiku berdarah dan keseleo baru hari pertama sudah seperti ini bagaimana seminggu kedepan ya tuhan apa ajalku berada di dorm ini??

“kenapa tidak berhati-hati!!” yesung yang mengobati lukaku dengan perlahan.

“aku tidak tau jika ada kura-kura aku terus berjalan karena begitu menumpuknya pakaian kotor aku tidak bisa melihat jalan dan akhirnya aku terjatuh” jelasku pada mereka semua. Aku merasa tidak enak pada mereka tapi aku juga tidak enak selalu sial jika disini.

“kau tidak usah bekerja disini lagi lihat lukamu cukup parah!! Akan kuantar kau pulang” akhirnya Cuma satu hari kekekekeke bebas dari penderitaan, tapi dengan cara yang begitu mengenaskan

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>FLASHBACK END

Apa yang aku bayangkan? Kenapa namja itu lagi ah!! Pabo pabo pabo arggggggghh Ketumpang,bruk,gedabruk,grompyang,grobyak sukses membuyarkan lamunanku akan pertama kali bertemu namja itu, yah walaupun aku sebenarnya ingin mengingat kenangan lucuku di dorm super junior itu yang memang salah satu personilnya adalah sahabatku.

Aku berdiri dan menghampiri asal suara tersebut ternyata……

“hyuk jae,……………………………… kau kenapa di dapurku?Ommona piringku??jatuh dan pecah hyuk jae paboya!!”

Hyuk Jae pov

 

Aku berjalan menuju rumah atau tepatnya apartement yehyuk mungkin dia sedang dirumah. Aku berhenti di depan pintu dan mengetok pintu apartement yehyuk satu, dua, tiga sampai lima kali tak ada jawaban, padahal aku ingin mekan ramyeon di rumahnya bersamanya yah hitung-hitung hemat lah kekekeke*PELIT bukan hemat itu-_-“* akhirnya aku coba putar knop pintu dan tada gak di kunci aku masuk perlahan yang kutuju adalah kamar yehyuk tapi dia sedng asyik melamun aku tak mau mengusiknya yang akhirnya akan menimbulkan omelan-omelan yang akan merusak gendang telingaku. Aku berjalan menuju dapur dan ternyata aku tak sengaja terpeleset dan menyenggol piring akhirnya…Ketumpang,bruk,gedabruk,grompyang,grobyak aku terjatuhn bersamaan dengan beberapa barang yang aku senggol tadi. Tak sengaja tanganku terkena pecahan piring

“aw!!” lukanya cukup dalam dan membuat darah tak berhenti mengucur.

Kudengar langkah kaki, aku tebak pasti dia akan mengomel tak karuan kepadaku jika aku salah akan aku kasih Cuma-Cuma satu juta won ani bahkan semua harta ku untukmu*LebayLu-_-“*. Han dul set…

“hyuk jae,……………………………… kau kenapa di dapurku?Ommona piringku??jatuh dan pecah hyuk jae paboya!!” katanya sambil berexpressi kaget dan berteriak.

Benarkan?dia malah ngomel-ngomel tak karuan. Aku memandang wajahnya dengan terus memegangi tanganku. Dia mendekatkan badannya dan berjongkok di sampingku.

“sini tanganmu!” dia memegang tanganku yang terluka dan melihat seberapa dalam lukaku.

“mianhae aku tidak tau kalau telapak tanganmu terluka! Kajja akan ku obati lukamu, memang dalam tapi pertolongan pertama akan ku berikan dan pergilah ke dokter!setidaknya aku sudah bertanggung jawab” aku berdiri dan berjalan dibelakangnya. Aku duduk di sofa tepatnya di ruang tv, dia entah kemana mungkin mengambil kotak p3k. di apartemen sederhana dan menurutku kecil dia tinggal sendirian orang tuanya sudah meninggal dia punya kakak tapi tinggal terpisah dengannya dia memang orang yang mandiri,dingin,cuek,yah unik dan juga cantik…aish kau ini perfikir apa hyuk jae huh!

Dia membawa kotak p3k dan duduk di sampingku, dia hanya diam suasana disini hening bagai dikuburan china yang benar-benar ditinggal penghuni(?)nya. Dia mengusap darah yang menetes perlahan dengan lembut, kini benar-benar berbeda karena dia tak sekasar biasanya…aish kau mulai lagi hyuk jae.

“aw appo!!” teriakku kesakitan saat dia meneteskan obat merah pada lukaku.

“gwaenchanna? Mianhae aku tak sengaja !!” dia menatapku dengan rasa bersalah. Aku hanya mengangguk pelan dan dia melanjutkan memberikan perban pada lukaku.

Setelah dia membalut lukaku dengan perban dia berdiri dan mengembalikan kotak p3k miliknya.

Jika telapak tanganku luka bagaimana aku menyetir mobil?naik bis? Tidak resiko tinggi, disuruh njemput yesung hyung? Mana mau jelas-jelas free tapi selalu saja sok sibuk. Ikan asin! Ah dia kan tidak pandai menyetir atau bisa dibilang tidak bisa menyetir, ya tuhan bagaimana ini! Apa dia akan mengantarku jika aku memintanya untuk mengantarku? Dia bisa menyetir? Itu yang jadi pertanyaanku kali ini aku tidak mau mati muda hanya karena dia, tapikan dia mempunyai motor.

“hmmmmm…… yehyuk” aku mencoba membuka pembicaraan. Disaat dia mulai kembali dan duduk disampingku.

“ne!mwo?”

“kau lapar?aku lapar kau mau antar aku ke dorm? Nanti kita makan disana!!” jawabku yang membuat exspressi wajahnya sedikit marah.

“mengantarmu? kau kan bawa mobil!” sudah tertebak pasti ditolak permintaanku dengan sedikit bernada tinggi.

“ne aku tau! Tapi kau tau telapak tanganku luka bagaimana bisa menyetir mobil!!” jawabku memelas.

“kan bisa naik bis/taxsi, suruh menjemput yesung atau sahabatmu si ikan asin!!kaliankan lagi free!!”jawabnya

“pikirkan jika fans mengerumuniku di bis pasti sesak bis-nya, naik taxsi sama saj membunuhku ya kalau menunggu taxsinya tidak lama kalau lama kan pasti ada fans lalu suruh menjemput yesung hyung mana dia mau diakan sok sibuk, donghae kau mau aku mati muda he? Dia tidak pandai menyetir asal kau tau!” jawabku ngeles dan memlas padanya uh! Malu jika harus memelas padanya.

“kau kan juga tau aku juga tidak pendai menyetir!” sangkalnya, bilang saja ya atau gak gitu aja kok repot* virus alm.guz dur kekekeke😄

“kau kan punya motor yak au bonceng aku!” jawabku tak mau ngalah.

“tapikan ujung-ujungnya kau bertemu fans!”

“kan bisa pakek helm”

“hah!ya sudah akan ku antar kau dasar namja merepotkan,menyebalkan” dia berdiri dan meninggalkan kukekekek jika tak dia jawab aku akan terus ngotot minta diantar, mungkin dia sudah capek mendengar omelanku.

Yehyuk pov

Aku duduk disampingnya, baru saja duduk di sofa belum sampai satu jam eh! Dia membuka pembicaraan

“hmmmmm…… yehyuk” dia memanggilku dengan menatapku tapi aku tak berbalas menatapnya

“ne!mwo?” Tanyaku datar padanya.

“kau lapar?aku lapar kau mau mengantarku ke dorm? Nanti kita makan disana!!” jawabnya. ha? Kenapa aku? Aish hyuk jae kau benar-benar merpotkan.

“mengantarmu?kau kan bawa mobil!” jawabku malas, ke dorm tempat anti ku saat ini dan selamanya. Ya walaupun aku sedang libur kuliah, salah sendiri kenapa masuk ke dapur orang jadinya begitukan

“ne aku tau! Tapi kau tau telapak tanganku luka bagaimana bisa menyetir mobil!!” jawabnya sedikit memelas padaku.

“kan bisa naik bis/taxsi, suruh menjemput yesung atau sahabatmu si ikan asin!!kaliankan lagi free!!”kataku menyangkal aku memang malas mengantarnya apalagi ke dorm.

“pikirkan jika fans mengerumuniku di bis pasti sesak bis-nya, naik taxsi sama saj membunuhku ya kalau menunggu taxsinya tidak lama kalau lama kan pasti ada fans lalu suruh menjemput yesung hyung mana dia mau diakan sok sibuk, donghae kau mau aku mati muda he? Dia tidak pandai menyetir asal kau tau!” jawabnya ngeles dan memlas padanku. Hahaha lucu sekali exspressinya jika di video pasti dia akan malu, karena memelas dihadapanku. Yang biasanya dingin kini memelas padaku.

“kau kan juga tau aku juga tidak pendai menyetir!” elakku padanya.

“kau kan punya motor yak au bonceng aku!” jawabnya yang benar-benar tak mau ngalah.

“tapikan ujung-ujungnya kau bertemu fans!” kataku

“kan bisa pakek helm” aish kau ini menyebalkan sekali lee hyuk jae akan ku cingcang kau.

“hah!ya sudah akan ku antar kau dasar namja merepotkan,menyebalkan” aku berdiri dan meninggalkannya di sofa. Aku sudah capek mendengar omelannya. Aku berjalan menuju kamar untuk mengambil jaket dan kunci motor. Kulihat handphone yang ku tinggal di atas meja lampu bergetar ku lihat pesan singkat dari yesung.

“hey, aku sedang di dorm kesinilah aku ingin memberimu sesuatu” hah apa maksudnya? Dasar kura-kura. Aku menganmbil jaket dan memasukan ponselku kedalam saku jaket. Ku raih kunci motor dan langsung keluar kamar aku tak mau dia berlama-lama di rumahku, dan yang lain adalah aku ingin bertemu kura-kura aneh bin ajaib yang pasti bukan bintitan*PleTak XD*.

Author pov

Yesung mempersiapkan makanan bersama ryeowook yah walaupun yesung Cuma bantu sedikit alias 90% yang masak adalah ryeowook tapi hitung-hitung membantu ia memasak bulgogi, dan kimchi kesukaan yehyuk dan tak lupa adalah cake yang bertuliskan sesuatu akan ada kejutan di dorm super junior walaupun hari ini free tapi semua berkumpul di dorm yang semula sedang berbelanja sesuatu terpaksa harus pulang yang lagi di game center juga pulang gara-gara acara ini

Yehyuk menghampiri eunhyuk yang masih duduk di sofa ia menyodorkan kacamata dan masker kepada eunhyuk, eunhyuk hanya memandangi masker dan kacamata itu.

“pakai!!” suruh yehyuk pada eunhyuk. Dia mengambil masker dan kacamata itu dan memakainya. Mereka berjalan keluar rumah dan anehnya sepanjang eunhyuk dan yehyuk menuju tampat parkir tak ada yang mengenali eunhyuk semua ini berkat masker, kacamata, jaket dan celana jeans yang menempel di tubuh eunhyuk. Eunhyuk berbicara pelan pada yehyuk.

“hei idemu bagus juga!!kau mau melindungiku dari fans?ah atau jangan-jangan kau tak mau digosipkan berpacaran denganku dan diburu paparazzi?” Tanya eunhyuk yang spontan membuat yehyuk tersenyum sinis. Tak ada kata-kata dari mulutnya hanya senyuman itu saja. Yang membuat eunhyuk berfikir kalau yehyuk benar-benar yeoja yang dingin bahkan lebih dingin dari es.

Yehyuk pov

Kuanaiki motorku disusul eunhyuk. Saat motor akan kunyalakan ada telefon dari kura-kura jelek itu. Eunhyuk yang berdiri akan menaiki motor membatalkan niatnya dan berdiri di sampingku.

“mwo? Aku sedang buru-buru!” kataku to the point padanya.

“ne ne … kau bisa kan kesini?” tanyanya padaku.

“ne” jawabku singkat dan mematikan posel. Ku masukan kembali posel itu kedalam saku, dan kembali menyalakan mesin motor. Eunhyuk yang semula berdiri di dekatku kini sudah duduk manis di belakangku.

Kupacu perlahan motorku menyusuri kota seoul. Perlahan tangannya mulai melingkar di pinggangku. Aku merasa risih padanya ku lepaskan pelukannya tapi nihil malah tambah kuat. Ku pukul tangannya yang sakit.

“appo.. ne aku lepas!!” dia pun melepaskan tangannya. Dan aku makin kencang mengendarai motorku.

15 menit 20 menit 30 menit berlalu aku berhenti dirumah atau tepatnya dorm atau juga yang paling tepat adalah neraka. Yah apa aku harus mengulang kalian sudah tau kan??*readers:belum* ini adalah tempat yang paling aku benci dan aku hindari. Eunhyuk sudah turun dari motor dia melepas helm dan masker aku tetap di atas motor dan males masuk, bukan males tapi gak mau benar-benar tidak mau dipaksapun berfikir 2x aku baru akan masuk. Aku ingin menyalakan motor kembali tapi leeteuk oppa mengambil kunci motorku terpaksa aku melepaskan helm dan menuruti mereka masuk ke neraka itu.

“kembalikan kunciku leeteuk oppa atau kau tidak akan selamat!!” ancamanku saat aku akan berjalan ke pintu neraka. Dia hanya tersenyum dan mengantungi kunciku ke sakunya. Dasar bebek tua jelek, arrrrrrrggggggggghhhhh. Aku menarik nafas panjang “tidak akan terjadi apa-apa tidak seperti tahun lalu saat kau menginjak ekor anjing, tersandung kura-kura dan akhirnya jatuh nyungsep(?) yah sejenisnya yang termasuk penderitaanmu saat menjadi pembantu mereka” batinku dalam hati. Tiba-tiba ada yang menutup mataku.

“tenanglah akan kutuntun kau masuk!!” suara leeteuk sembari menggenggam tanganku. Semoga tidak ada yang macam-macam ya tuhan apa yang akan terjadi? Every one can help me?? Langkahku berhenti saat kaki leeteuk juga berhenti. Aku perlahan membuka kain yang menutupiku dan

TO BE CONTINNUE……………………………………………………………………………………

Penasaran? Tunggu lanjutannya sesuai request di panjangin ceritannya😀 TBCnya juga tepat kan?? Kekekeke😄

#Mianhae kalau banyak Typo dan amburadulnya gak ketulungan Gomawo for Reads Terimakasih for Like Matur suwun for Comment dan yang Cuma R gak L trus gak C berarti Cuma suka baca gak ninggalin jejak. KRITIK dan SARAN membuat author lebih semangat ngetiknya. Di tunggu saja part selanjutnya*bow bareng yesung dan eunhyuk😄 XP
Warning: authornya gaje mohon maaf namanya juga belajar, jika ada kekurangan mohon dimaafkan jika ada kelebihan mohon di kembalikan(?) mohon JANGAN DI COPY PASTE ff saya jika anda ketahuan akan saya penjara*gaknyante* #Plakkk ff ini murni dari pikiran saya dari pada banyak cing dan cong saya akhiri saja… don’t forget to Read and then Like and Comment^^

published by aeund

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s