My Lovely Mr. Vampire part 4

My Lovely Mr. Vampire part 4

My Lovely Mr. Vampire part 4

Yeoreobeun.. part 4 udh mateng (?) nih, silahkan dicicipi (?) hehehe…
Author:Puput Kartika Dewi
Genre: Romance, Supernatural, Action, Death’s Caracter, Comedy
RPG: 13+
Pairing: EunRi (EunHyuk X Ri Gi)
Cast:- Park Ri Gi- SUJU- SHINEE- DBSK- Park Shi Hoo- Han Chae Young
Other Cast:- Han Min Chan- Shin TeRa- Park Soo Ah- Lee Ji Mun- Sung Eun Kyu- Hye Mi Young

*****

Part 4: Dangerous Friend

*****

“Nan neo saranghae.. Ri Gi-ah, jeongmal. Kau lah yg membuat oppa ingin hidup normal seperti manusia lainnya, kau yg membuat oppa selalu tersenyum, kau yg membuat oppa melupakan semua hal-hal menyedihkan dalam hidup oppa. Karena keceriaanmu yg membuat oppa menyukaimu, ah.. ani, oppa mencintaimu. Bahkan, oppa rela selalu menjadi orang yg kau timpa saat jatuh dari tangga. Saranghaeyo.. jeongmal saranghae.. Ri Gi-ah..!!”kataku pelan dan hampir seperti bisikan.

Lalu setelah bicara didepan pintu kamar Ri Gi, aku langsung pergi menuju kamarku dilantai 1.

CKLEEEKK!!

GREEPPP!!

Tiba-tiba saja kurasakan seseorang memelukku dari belakang.

“Hiks.. na do.. na do saranghae oppa.. hiks..!! Keundae.. mianhe.. hiks..!!”

Ri Gi terus menangis dipunggungku. Aku tahu, dia mendengarku tadi, karena aku tahu saat aku katakan semuanya tadi, Ri Gi tengah bersandar dipintu kamarnya.

“Hiks.. mianhe oppa.. hiks.. mianhe..!!”

Untuk apa dia terus-terusan meminta maaf. Akupun membalikan badanku, mengangkat wajahnya dan mengusap air matanya. #Author smaput#

“Uljima.. matamu akan sembab nantinya.”

“Hiks.. mianhe, aku sempat berfikir buruk tentangmu oppa. Mianhe..hiks..

“Ne.. uljimayo. Sekarang, oppa hanya ingin melihat senyummu. Eoh?!!”

“Keundae.. oppa, kau katakan itu hanya untuk membuatku senang saja kan?”

“Anio.. aku sungguh-sungguh katakan itu. Waeyo?”

“E.. anio! Keundae.. jigeum… eotteokaji?”Tanyanya polos.

Haha.. dia polos sekali rupanya. Bukankah jadi pasangan pun tidak masalah? Aku dan dia kan sama-sama mencintai. haha..

“Terserah kau maunya bagaimana..”ledekku.

“-.- oppa.. kau mulai menyebalkan.”

Ri Gi hendak melangkah masuk kekamanya sambil cemberut kesal karena ledekanku. Dengan cepat kutarik lengannya.

“Jagiya..!!”panggilku.

Ri Gi POV

“Jagiya..!!”panggilnya.

Omona.. eomma.. anakmu meleleh *plak*. Apa maksudnya sih, apa dia sedang meledek lagi.

“Ya.. kenapa diam? Tak mau kupanggil seperti itu ya? Ya sudah.. yeobeo.. berbaliklah..”

“Ya oppa.. aissh..!! Maksudmu memanggilku seperti itu apa?!! Eoh?!”

“Jadilah kekasih ku Ri Gi-ah..!!”katanya dengan wajah serius.

“Eh?!!  op..oppa.. apa boleh?”

“Kenapa tidak boleh? Tentu saja boleh.”

“Keundae.. ku fikir, oppa tahu perasaanku saja sudah cukup untukku.”

“Tapi tak cukup untukku..”kata oppa. Ku tatap mata oppa, terbersit ketulusan dimatanya. #ciela..#

“Ne oppa.. ^^”

“Gomawo..”EunHyuk oppa pun memelukku.

*****

Author POV

“Hah.. dimana lagi aku dapat membeli buku itu -.-“gerutu Eun Kyu setelah keluar dari toko buku ke-10 yg dia datangi hanya untuk membeli novel vampire kesukaannya yg baru saja terbit. Kebetulan, edisi sekarang edisi terbatas. Dan semua toko buku sudah menjualnya habis.

“Hah… dimana lagi…!! Atau kubeli online saja?! Keundae.. apa masih ada?! Aissh.. dimana lagi..!!”

Karena kesal dan tidak memperhatikan jalan, Eun Kyu bertabrakan dengan orang lain. Ri Gi yg tengah berjalan dari arah yg berbeda bersama Ji Mun, dan Ri Gi dan Eun Kyu bertubrukan.

BRRUUUKK!!

“Ah.. sialnya aku hari ini..”kata Eun Kyu.

“Omona.. mianhe.. eonni.. gwoenchana?”kata Ri Gi membantu Eun Kyu berdiri.

“A.. ne gwoenchana ^^”

“Mianhe eonni.. #bows#”

“Ne.. akupun tak memperhatikan jalan tadi, hehe.. Ini karena aku sudah 10x masuk toko buku yg berbeda, tapi tak menemukan buku yg kucari -.-“kata Eun Kyu.”Omo.. aku jadi curhat haha..”

“Ah.. gwoenchana. Memangnya apa yg eonni cari?”

“Novel ‘Vampire Blood’ *ngarang bgt*. Edisi spesial dan itu sangat terbatas -.-”

“Vampire Blood? Ah.. aku punya, untuk eonni saja. Lagipula, aku bisa pinjam punya oppa ku nanti ^^. Yeogi..”Ri Gi menyodorkan novelnya pada EunKyu.

“Eh? Jinjja?! Berapa harus kubayar?”

“Ani.. tidak usah. Ini untuk eonni. Sudah ya, aku mau berangkat sekolah. Annyeong.. dan hati-hati eonni, supaya tidak menabrak orang lagi. Hehe…”

“Haha.. ne. Gomawo..”

“Ne.. ^^”Ri Gi dan Ji Mun pun melangkah pergi.

Ri Gi dan Ji Mun pun berjalan menuju sekolah sambil sesekali mengobrol.

“Kenapa kau berikan buku itu?”Tanya Ji Mun.

“Gwoenchana ^^, aku bisa cari lagi nanti atau aku cari online saja haha..”kata Ri Gi.”Kalau tak ada juga, aku kan punya vampire hidup ^^”lanjutnya dalam hati.

“Kau orang baik..”kata Ji Mun dengan nada meledek.

“Annyeong Ri Gi-ah.. Ji Mun-ah..”sapa KiBum.

“O.. annyeong.. kau tinggal disini?”Tanya Ri Gi.

“^^ ne.. aku tinggal diapartement ini. Kajja kita berangkat bersama.”

Kyu POV

Waktu istirahat sekolah tiba juga *cepet amat ya?*. Hhh.. kenapa Ri Gi dan Ji Mun semakin akrab dengan murid baru itu sih. Ini sudah ke-10x nya aku melihat mereka berangkat sekolah bersama, bertiga. Sekarang kekantin pun mereka bertiga, tak sadarkah mereka makhluk itu lebih berbahaya dari aku?!

“Ya.. kau kenapa?”seseorang menepuk pundakku.

“H-hyung.. ani.. hanya melihat Ri Gi. Semakin akrab dengan murid baru itu.”kataku pada Hae hyung.”Dia Purebloods hyung..”

“Arra, 1 lagi ada dikelasku. Namanya RyeoWook, dan berbeda sekali dengan temanmu yg itu. Matanya seram, senyumnya menakutkan, wajahnya begitu tak bersahabat dan terkesan sadis. Diapun terkadang menunjukan taringnya. Tapi yg aku heran, semua yeoja dikelasku menyukainya -.- kecuali Soo Ah ^^”

“-.- aissh.. kau ini Hyung, soal Soo Ah noona saja kau tahu haha.. hyung.. mereka berbahaya.”

“Akan kuselidiki mereka, kau cukup jaga Ri Gi, kalau ada apa-apa dengan Ri Gi, bisa-bisa kita disalahkan Hyuk hyung -.-”

“Arra..”

Hae hyung entah pergi kemana, akupun melangkah mendekati Ri Gi. Dengan cepat dan tanpa izin, aku duduk disamping Ri Gi.

“KYYAAAA…”Ri Gi berteriak, membuat semua orang dikantin menoleh.

“YA.. kenapa teriak?!!”sentakku.

“Jangan duduk disampingku, bukankah aku sudah sering katakan itu…”katanya, memcoba mengambil artemisnya, tapi tak jadi.

“Ya.. kyu, kau lagi-lagi membuat Ri Gi takut. Kaa..!!”kata Ji Mun.

“Ya.. hari ini aku malas bertengkar denganmu. Senang sekali sih mengajakku bertengar.”

“Aigoo.. GR sekali kau, siapa yg mengajakmu bertengkar. Ih..!!

“Kaayo..”kata Ri Gi.

“Tidak mau..!!”

“Mianh.. kau mau ikut makan Kyu?”Tanya KiBum.

“Ani.. aku mau membawa Ri Gi pergi dari sini..”

Tanpa banyak omong, ku tarik lengan Ri Gi erat. Ri Gi berusaha melepaskan genggamanku.

“Ya.. lepas..kan.. kupukul kau..!!”ancamnya saat kami sampai dikoridor sekolah.

“Ya.. aku berusaha menjagamu. Kau tak tahu makhluk apa yg menjadi temanmu. Apa kau tak takut? Dia berbahaya Park Ri Gi..”

“Kau lebih membuatku takut. Arra..!!”

“Berhenti takut padaku. Aku tak akan pernah mencelakaimu, kau keluargaku, adik bagiku.. arra..!!”bentakku.

“…karena kau menyeramkan saat itu!!”katanya dengan nada melunak.  “Saat itu memang kau lihat aku menghisap darah? Aku hanya menjilati tanganku yg berlumuran darah. Lagipula, kau fikir aku tahu cara menghisap?”kataku pelan.

“Eh?!! Benar juga ya..”

“-.- sadar sekarangpun sudah telat. Kau hampir memukulku dengan artemis mu, mau membuat kulit mulusku terbakar.”

PLEETTAAAKK!!

“Kenapa menjitakku…”kataku kesal.

“-.- berhenti membanggakan dirimu sendiri..”katanya santai.”Lalu.. kenapa kau menyuruhku menjauhi KiBum? Dia baik.”

“Dia Purebloods..”

“Eh?!!  aku tidak percaya.”

“Terserah, tapi asal kau tahu..dikelas Hae hyung pun ada 1 Purebloods yg terlihat tidak bersahabat. Mereka berbahaya Ri Gi.”

“Khojjongmsa.. aku punya ini..”katanya menepuk rok yg ada artemis dibaliknya.

“Benda itu tak bisa membunuh. Ingat kata-kataku.. KiBum, teman yg berbahaya. Arrachi.”

“-.- Ehm…”jawabnya dengan malas.

“Bagus..!!”

Hhh.. meskipun KiBum tidak mencurigakan, tapi bisa saja kan diam-diam dia memangsa Ri Gi atau Ji Mun.

*****

Author POV

@Cafe Purple Coffee

Ini adalah cafe tempat bekerja SungMin. Disini dia bekerja berdua dengan TeRa. Mereka khusus menjaga cafe ini mulai sore hingga jam 10 malam. Setiap pulang bekerja pun, SungMin selalu mengantarnya sampai rumah. Dan sebenarnya, mereka itu sudah lama pacaran, tapi TeRa belum tahu siapa sebenarnya SungMin.

“Kajja TeRa, waktunya pulang.”ajak SungMin.

“Ah..ne ^^, jakkaman aku ambil tas ku dulu.”

“ne ^^”

Selama menunggu TeRa, SungMin mencampur pil darahnya dengan segelas air putih, lalu meneguknya.

“Kajja oppa..”

“A.. ne..”

Sepanjang perjalanan, mereka terus mengobrol. Hingga seseorang didepan mereka membuat TeRa terkejut. Seorang vampire Noble ada dihadapannya, menunjukan taringnya.

“KKYYAAAA…”teriak TeRa.

“Omona.. Noble? Kenapa ada Noble disini..”kata SungMin dalam hati.”TeRa-ah.. kaayo..”teriaknya.

“Bertemu lagi tuan Lee.. apa kabar dengan keluargamu?”tanya Noble yg ternyata adalah SiWon.

“Bajingan.. untuk apa kau kemari..”

“Mengawal dan menjalankan tugas mem-bu-nuh.. haha..!!”

“Kaa.. kaayo SiWon-ssi..”

SiWon melirik TeRa yg gemetar dibelakang SungMin.

“Dia gadismu ya? Sepertinya kalau kucicipi darahnya sedikit saja, tidak masalah.”

“Pergilah.. jangan ganggu dia.!!”

“SungMin-ah.. jangan galak-galak.. haha!!”

“Hyung.. apa yg kau lakukan? Kajja.. aku sudah kenyang.”kata RyeoWook yg juga ada disitu.

“Baiklah SungMin-ssi.. annyeong..”katanya menyeringai hingga taringnya kelihatan.”Ah.. aku lupa. Agassi… hati-hati, dia bisa saja berubah buas dan mengisap darahmu haha.. dia ini vampire Halfbloods yg bisa saja sewaktu-waktu tidak bisa menahan hasratnya pada darah. Haha..”katanya lagi, lalu dia dan RyeoWook menghilang.

“Oppa…”panggil TeRa saat melihat SungMin terpaku setelah kata-kata SiWon tadi.

“Ne.. kau sudah tahu kan..!!”

“Ne oppa..”

“Sekarang terserah kau, kau pasti takut padaku sekarang. Kau boleh meninggalkanku. Aku bisa saja berbahaya untukmu.”

“Anio oppa.. aku mencintaimu, apapun kau. Memangnya kenapa kalau kau vampire? Apa itu sebuah aib? Bukan oppa. Lalu, apa kau akan menghisap darahku? Akan kuberikan darahku.”

“Anio.. aku tak akan pernah menghisap darah, itu akan membuatku teringat pada eommaku. ^^ khojjongma, aku cukup meminum tablet darah.”

“Oppa..”

“Mianhe.. aku menyembunyikan ini darimu.”

“Gwoenchana.. aku mengerti, kau pasti punya alasan kan ^^”

“Kau.. tak marah? Tidak takut padaku?”

“Kenapa aku harus takut pada namjachinguku sendiri? ^^”

“^^ Gomawo jagi..! Ah.. kajja kita pulang, sudah semakin malam.”SungMin pun lalu mengantar TeRa sampai rumahnya.

Sedangkan dirumah Ri Gi, hari ini Min chan tunangan LeeTeuk masih ada dirumahnya, karena habis makan malam bersama dirumah.

“Eonni.. menginap saja..”pinta Ri Gi.

“Eonni harus pulang Ri Gi ^^, besok kan eonni harus bekerja.”kata Min Chan. Ri Gi manyun.

“Ya.. anak eomma kenapa manyum? Min Chan kan bisa menginap lain waktu.. seperti anak kecil saja haha..”kata Eomma.

“Ah.. benar kata eomma. Ne.. smile.!!”

“Yakseok..!!”

“Ne.. yakseok!!”

“Sudah, adik oppa ini harus tidur, sudah malam. Lagi pula, kan kau sudah punya EunHyuk hahaha..”ledek LeeTeuk.

“Ya… oppa.. *blushing*”eomma, Min Chan dam LeeTeuk hanya tertawa.

“Ya sudah, oppa antar Chanie dulu ya..”

“-.- arra..!!”

HeeChul POV

Semakin hari semakin aneh saja, kenapa semua jenis vampire yg seharusnya tidak ada disini jadi banyak yg berkeliaran disini. Biasanya hanya Level D dan Level E saja disini, kenapa ada Noble, Halfbloods, bahkan seorang Purebloods.

Aku harus tanyakan pada YunHo ahjussi. Keundae..kalau aku pergi kesana, dan tiba-tiba ada kejadian bahaya disini bagaimana. Ah, ada Han ahjussi dan Shin ahjussi. Baiklah, aku kesana sekarang.

Dalam hitungan detik, aku sudah berada di menara tempat YunHo ahjussi menjaga dan pastinya ini kota Dermotory.

“YunHo ahjussi..”panggilku.

“HeeChul-ah.. waeyo..?”Tanyanya.

“Ada yg perluku tanyakan padamu.”

“Tanyakan saja..”

“Kenapa banyak vampire yg berkeliaran didunia manusia, dan aku sempat melihat anak buah raja keparat itu..”

Kulihat YunHo ahjussi masih bersikap tenang, apa dia juga mengetahui sesuatu tentang semua ini.

Author POV

Saat pulang sekolah, DongHae dan Soo Ah pulang bersama. Itu memang kebiasaan mereka, karena rumah mereka searah. Lalu alasan lain, karena DongHae menyukai Soo Ah.

“Soo Ah.. kalau besok kita belajar bersama bagaimana? Besok kan libur!!”ajak DongHae. Ini sebenarnya hanya alasan DongHae saja.

“Sejak kapan seorang Lee DongHae mengajak belajar lebih dulu?”Ledek Soo Ah.

“-.- YA.. memangnya tidak boleh. Kita kan sudah kelas 3, harus banyak belajar supaya lulus.”kata DongHae dengan wajah sok serius.

“Haha.. arra.. baiklah, kalau begitu ^^”Soo Ah menyetujuinya.

“Jinjja? Baiklah.. dirumahku ya, nanti kujemput kau.”

“Tidak perlu, aku bisa sendiri ^^”

“Baiklah..”

Dialin tempat, Ri Gi, Ji Mun dan KiBum menjadi teman 1 kelompok untuk tugas sekolah dari sekolah, dan sekarang mereka pulang bersama menuju rumah Ri Gi.

“Aissh.. kenapa bukan aku atau Henri saja sih yg sekelompok denganmu.”gerutu Kyu sepanjang jalan.

“Kau ini kenapa sih Kyu, sejak tadi pagi kau sangat menyebalkan..”celetuk Ji Mun.

“Baru tahu aku menyebalkan? eoh?!! Kemana saja kau..!!”

“Ne.. kau makhluk yg paling..paling menyebalkan.. dasar evil, setan game, rambut ikal… weee..”

“Ya.. aissh.. yeoja ini..”

“Wae??!!”

“YA… bisa tidak sih, tidak bertengkar terus? Lama-lama kujodohkan kalian..”teriak Ri Gi. Henry dan KiBum tertawa, sedangkan Kyu dan Ji Mun langsung diam seketika.

“Nah.. begitu kan lebih baik..”

@Kerajaan Lucent

“Mi Young-ah..”panggil YeSung.

“Wae?”

“Apa mereka sudah menyampaikan berita?”

“RyeoWook bilang dia sudah menemukan 1 diantara mereka, ah.. ani, saat malam hari bersama SiWon, dia bertemu dengan 1 yg lainnya. Keundae.. KiBum sepertinya belum menemukannya karena dia belum mengetakan apapun padaku.”jawab sang istri. Mi Young.

“Hah.. sudah kubilang, tak ada gunanya mengirim anak itu kesana. Walaupun dia tahu, dia tak akan memberi tahu..!!”YeSung kesal.

“Tenanglah, kalau waktunya tiba, kita pasti akan kesana dan menghabisi semua yg menyangkut tentang mereka.”

“Hah.. baiklah.. aku mau istirahat.”

“Ne…”

KiBum POV

Semoga appa tidak tahu kalau aku sudah menemukan mereka. Appa tak boleh tahu, dan semoga Wookie hyung juga tak mengatakannya. Habis, tadi malam

aku habis bertengkar hebat dengannya karena masalah ini.

_Flashback_

“Aku tahu, kau sudah menemukan mereka kan?”Tanya hyung saat aku sedang menonton TV.

“Jangan campuri urusan ku hyung..”jawabku dingin.

“Wae? Memang kau fikir untuk apa kita dikirim kesini, kalau bukan untuk memburu mereka.. eoh?!! Sadalah KiBum..!!”

Kumatikan TV lalu berdiri sejajar dan menghadap kearah Hyungku. Hyungku ini mulai menyebalkan rupanya.

“Kau ini anak atau hewan pemburu milik appa, hyung?!!”

“Jaga bicaramu, anak kurang ajar..”

“Aku berkata benar. Aku hanya ingin dianggap anaknya, bukan alat untuk membunuh seseorang. Aku terlahir bukan untuk membunuh, aku ada disini pun bukan untuk membunuh. Aku lahir dan ada untuk menjadi seorang anak yg baik, bukan sebuah alat. Keundae.. aku terlahir dikeluarga yg salah. Aku punya hati hyung.. hatiku bukan batu seperti hatimu, appa dan eomma..!! Jadi.. URUSI SAJA URUSAN KITA MASING-MASING..”kataku panjang lebar dan dengan amarah yg meluap.

DDUUAAAGGGHH!!

RyeoWook hyung menendangku dan sempat memukul wajahku hingga darah segar mengalir dari bibirku.

“..Jangan harap kau bisa selamanya merahasiakannya dariku. Aku pastikan, kalau aku bisa membawa mereka semua, bahkan aku akan habisi orang-orang yg dekat dengan mereka. Arra..”

Mwo?!! Semua yg menyangkut soal mereka? Eotteoke.. bagaimana kalau hyung juga mengincar Ri Gi dan membunuhnya? Eotteoke.. ani, ini tak boleh terjadi. Andwaehh…!!

“Hyung.. aku tahu kau orang baik.. hentikan semuanya. Kita ini seorang anak, tidak seharusnya kita diperlakukan seperti alat pembunuh.”kataku melunak.

“Kau bodoh kalau berfikir begitu dan bersikeras melindungi mereka. Baboya..!!”

BRAAAKK!!

Hyung pergi keluar rumah dan membanting pintu.

_Flashback End_

“KiBum-ah.. kenapa bengong? Ada masalah?”Tanya Ri Gi.

“A-ani.. hehe.. mianhe, sampai mana tadi?”

Saat ini, aku dan Ji Mun sedang kerja kelompok di rumah Ri Gi. Hangat. Aku suka suasana seperti ini. Aku rindu suasana seperti ini.

Author POV

EunHyuk, Kyu dan LeeTeuk berada dilantai 2 memperhatikan 3 anak yg sedang belajar kelompok.

“Hyung.. apa tidak masalah membiarkan mereka dekat dengannya?”Tanya Kyu.

“Ehm.. tapi feeling ku dia tidak berbahaya Kyu, dia berbeda dengan murid baru dikelas DongHae.”jawab LeeTeuk.

“Eh?! Ada 2 Purebloods, hyung?”Tanya EunHyuk.

“Ne ^^”

“Keundae.. aku heran, biasanya tidak ada penerimaan murid baru untuk kelas 3, tapi kenapa tiba-tiba ada Hyung?”Tanya Kyu.

“Mollaseo.. aku juga bingung.”jawab LeeTeuk.

Tiba-tiba ayah LeeTeuk memanggilnya.

“Jung Soo-ah..”panggil Shi Hoo.

“Ne.. abuji..”LeeTeuk menoleh.

“Abuji mau bicara.. kajja..”

“Ne..!! Aku pergi dulu ya..”pamit LeeTeuk pada kedua adiknya. Mereka mengangguk.

“Apa yg harus kita lakukan hyung?”

“Menyelidiki semuanya.. dan.. kuserahkan Ri Gi pada mu dan Hae saat disekolah ya ^^”

“-.- arraseo..”

TBC~

Mianh TBC’a gk tepat bgt hehe…

soalnya ide’a udh mentok bin buntu hehe..

Mianh juga kalo gaje..

Ok dh.. wajib COMENT ya..

*maksa*

hehehe…

One thought on “My Lovely Mr. Vampire part 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s