[Oneshoot] SEONMUL(Special Eunhyuk Birthday)

ff_seonmul

ff_seonmul

So..Happy Reading ^^
Title: Seonmul (Present)
Genre: Romance
Rate: 13+
Cast:
– Lee Hyuk Jae / EunHyuk
– Park Ri Gi *author mau eksis lgi hehe..dilarang keras buat protes*
– Lee Dong Hae
– Park Soo Ah
Author: Puput Kartika Dewi as Park Ri Gi (Fuyuko Katsushika ArRaPutIkKy)

Disclamer: Semua cast milik Tuhan dan orang tuanya masing2. Kecuali FF ini..real hasil imajinasi, smedi, khayalan stadium lanjut sang author. So..DON’T BASHING ME ^^

DON’T LIKE DON’T READ..!! DON’T BE SILENT READER..!! DON’T COPAS WITHOUT PERMISSION!

*****

AUTHOR POV

Siang ini, 2 yeoja tengan bersiap-siap pergi makan siang. Mereka adalah Park Ri Gi dan Park Soo Ah. 2 sahabat ini, bekerja disebuah perusahaan fashion ternama di korea. Mereka juga bekerja dibidang yg sama. Desain ^^

“Kajja Ri Gi-ah..kita makan siang dulu. Tinggalkan saja dulu pekerjaanmu itu.”ajak Soo Ah.

“Ne..kajja ^^”Ri Gi merapikan pensil dan buku sketsanyayg dipenuhi dengan pola pakaian.

Soo Ah dan Ri Gipun berjalan keluar ruang kerjanya. Saat keluar dari gedung perusahan, mereka dikejutkan dengan 2 namja tampan didepan pintu masuk didepan gedung tempat mereka bekerja.

“Omona..oppa..!!”kata keduanya terkejut.

“^^ annyeong jagi ^^”sapa Hae pada Soo Ah. Ne..dia adalah kekasih Soo Ah.

“^^ kajja..kita makan siang bersama saja..”ajak EunHyuk kakak Hae, kekasih Ri Gi.

EunHyuk lebih tua 1 tahun dari Hae. Tahun ini, usianya akan menginjak 26 tahun (27 umur korea). Sedang Ri Gi dan Soo Ah, usia mereka baru 22 tahun. Dan mereka, sudah menjadi desainer profesional di perusahaan fashion tempat mereka bekerja.

@Resto

Mereka sudah memesan makanan dan mulai menyantap makanan mereka.

“Oppa..kenapa hari ini kau kemari?! Bukankah..saat jam makan siang, hotel akan ramai?!”tanya Soo Ah pada Hae. Ne, Hae adalah seorang cheff di Hotel Seoul.

“Hehe…aku izin keluar sebentar. Lagipula, disana sudah ada cook helper yg membantu rekanku yg lain ^^”jawab Hae.

“Jagi..”panggil EunHyuk. Ri Gi menoleh.

“Ne?! Waeyo oppa?!”tanya Ri Gi.

“^^ aku jadi ingin makan masakanmu. Sabtu malam, aku kerumahmu ya, lalu..kau masakan sesuatu untukku ^^. Eotteo?!”kata Hyuk. Hae dan Soo Ah tercengang dan saling pandang. Mereka tahu, Ri Gi itu tidak bisa memasak.

#me: itu bohong…aku bisa masak T^T | haesoo: RI GI BUKAN ENTE!! | me: ane ri gi T^T | hae: dih..jangan ngaku2 jdi org *disumpel slimut mulut author* | me: T^T#

“Mwo?! M-masakan ku?!! O.O”ulang Ri Gi.

“Ne…waeyo?! Apa ada yg salah?!”

“A-ani..ha-ha-ha..!! Ne..kau boleh datang dan..mencicipi ma..masakanku. Haha…!!”kata Ri Gi sambil tertawa hambar.”Aigoo..eomma..eotteoke…T^T”jerit Ri Gi dalam hati.

“Aku yakin…dapur dan masakannya pasti kacau O.O”kata HaeSoo dalam hati mereka masing-masing.

Ya, terakhir kali masuk kedapur, saat membuat kue ulang tahun untuk Hyuk tahun lalu. Kebetulan, saat itu HaeSoo datang kerumah Ri Gi dan melihat kekacauan didapur Ri Gi. Tepung dimana-mana dan rasa kue yg tidak jelas apa rasanya. Ujung-ujungnya, Ri Gi memilih membeli cake dan memberikannya pada Hyuk.

RI GI POV

“Aigoo..eotteoke….?!! Soo Ah..bantu aku…!!”rengekku saat selesai makan siang dan kembali ke kantor.

“Apa yg harus aku lakukan, Ri Gi?”Tanya Soo Ah.

“Carikan aku ide..apa yg harus aku masak?! Yang mudah-mudah saja..!!”

“Aigoo..nanti akan aku bantu carikan resep yang mudah pada Hae oppa.”kata Soo Ah. Hah..beruntungnya, punya teman yang pacarnya bekerja sebagai cheff ^^.

“Jeongmalyo?! Kyaaa~ gomawoyo nae chinguya..!!”kataku memeluk Soo Ah.

“Ne…!! Keundae, lepaskan pelukanmu. Aku se..sak..!!”

RI GI POV

“Aigoo..eotteoke….?!! Soo Ah..bantu aku…!!”rengekku saat selesai makan siang dan kembali ke kantor.

“Apa yg harus aku lakukan, Ri Gi?”Tanya Soo Ah.

“Carikan aku ide..apa yg harus aku masak?! Yg mudah-mudah saja..!!”

“Aigoo..nanti akan aku bantu carikan resep yg mudah pada Hae oppa.”kata Soo Ah. Hah..beruntungnya, punya teman yg pacarnya bekerja sebagai cheff ^^.

“Jeongmalyo?! Kyaaa~ gomawoyo nae chinguya..!!”kataku memeluk Soo Ah.

“Ne…!! Keundae, lepaskan pelukanmu. Aku se..sak..!!”

“Haha..mianhe..!!”aku melepaskan pelukanku.

Hah..sedikit lega. Dan mudah-mudahan saja saku bisa membuat masakan yg enak untuk EunHyuk oppaku ^^

******

Keesokan harinya, Hae opa dan Soo Ah datang kerumahku. Ya, hari ini kami libur dan mereka datang kesini untuk memberikan resep masakan yg mudah untukku yg tidak bisa memasak ini hehe…!!

TEEETT..!!

Kudengar ada yg menekan bel apartement ku. Ne..aku tinggal sendiri di Seoul. Semua keluargaku ada di Gwangju, selama aku SMA, aku memang sudah tinggal sendiri disini sampai sekarang.

“Ne..jakkaman..!!”kataku melangkah menuju pintu dan membukakannya.”Oh..kalian ^^. Kajja..masuklah.”kataku mempersilahkan Soo Ah dan Hae oppa masuk dan duduk.

Setelah membuatkan mereka minum, akupun duduk dan mengobrol dengan mereka.

“Jja~ itu kumpulan resep yg mudah untuk orang yg tidak pandai memasak ehehe..!!”kata Hae oppa menyodorkan buku kecil dengan beberapa resep didalamnya.

“Jinjjayo?! Kyaa~ gomawo oppa..!!”kataku senang.

“Ya..perlu bantuanku?!”tanya Soo Ah.

“Anio ^^. Aku akan melakukannya sendiri. Kau sudah cukup membantuku, dengan memintakan resep pada Hae oppa. Gomawo ^^”

“Ne cheonma ^^”

“1 minggu lagi, EunHyuk hyung ulang tahun kan?! Kau mau buatkan kue, atau membeli lagi seperti tahun lalu?”Tanya Hae oppa.

“Hehe..sepertinya, aku akan beli saja. Aku tidak punya bakat bekerja didapur “jawabku asal.

“Haha..cari mudahnya saja kau. Ya sudah..aku dan Hae oppa kesini untuk memberikanmu resep saja. Aku mau kencan dengan oppa ^^, kami pamit ya..!!”kata Soo Ah.

“Baiklah ^^. Bersenang-senanglah hehe…”

Soo Ah dan Hae oppa pun pulang. Aku langsung bersiap-siap untuk membeli semua bahan-bahan yg ada disemua resep makanan dibuku ini.

******

Hari Sabtu…

Hah..akhirnya hari ini tiba juha. Sebelum EunHyuk oppa datang, masakan yg kubuat sudah tertata rapi di meja makan. Semoga saja EunHyuk oppa suka. Lihatlah..jari-jariku penuh dengan plester karena teriris pisau. Haha..tapi aku senang, bisa membuat masakan untuk kekasihku tercinta ^^

TEEEETT!!

Bel pintu berbunyi. Ah..itu pasti oppa. Buru-buru aku berlari menuju pintu dan membukanya.

“Oppa..kajja masuklah ^^”kataku langsung memeluk lengannya dan bersama-sama masuk kedalam.

“Jari-jarimu kenapa jagi?!”tanya oppa melihat jariku.

“A..gwoenchana ^^. Terlalu banyak menggambar desain, tanganku lecet ^^”Hah..alasan macam apa itu, Park Ri Gi..ckck..!!

EUNHYUK POV

Tiba saatnya kami untuk menyantap hidangan makan malam yg sudah Ri Gi siapkan untukku.

“Uwa…sepertinya enak-enak ^^”kataku.

“Hehe…”Ri Gi hanya nyengir (?)

“Sepertinya, setelah pulang dari sini, aku bisa tidur nyenyak karena habis memakan masakanmu ^^”

“Haha..jangan memujiku terus, oppa. Lebih baik, kita mulai makan malamnya.”kata Ri Gi.

“Baiklah..kajja..^^”

Lihatlah..dimeja makan ini benar-benar banyak sekali makanan. Ada samgyetang (ayam gingseng), Bibimbab, naengmyeon..dan tidak ketinggalan Kimbab dan Kimchi ^^

Aku menyuap nasiku lalu diikuti Bibimbabnya. Sesekali kucoba masakannya yg lain. Omona..apa ada yg salah dengan lidahku?! Kenapa aku tidak merasa apa-apa pada masakan Ri Gi ya?! Aku coba mencicipi masakannya lagi. Kali ini aku mencicipi Naengmyeonnya. Omona..keasinan -.-

“Oppa..eotteoke? ^^”tanya Ri Gi sambil tersenyum. Omona..aku tidak boleh menghancurkan senyumannya itu.

“Ehm..mashita (enak) jagi ^^”

“Jeongmal O.O?!”

“N-ne ^^”

Selesai makan malam, kami mengobrol sebentar, lalu jam 10 aku pamit untuk pulang. Karena besok, kami harus bekerja pagi-pagi. Aku bekerja sebagai arsitek disalah 1 perusahaan di Seoul.

“Jagi..gomawo untuk makan malamnya. Sepertinya..aku mau makan kue buatanmu untuk ulang tahunku nanti hehe..!!”kataku berbasa basi.

“Ha-ha..ne oppa..^^ gomawo ne..!!”katanya tertawa dengan ekspresi resah.

“Ya sudah, aku pulang ya. Annyeong.. ^^”

“Ne..josimhae oppa..!!”

RI GI POV

Oppa..kau hanya membuatku senang kan. Jelas-jelas masakanku hambar..tidak ada rasanya oppa. Kau masih saja mengatakan itu enak T^T itu sebuah pujian atau ejekan. Semoga aku tak membuatnya sakit perut.

Lalu..oppa mau aku buatkan kue untuk ulang tahunmu nanti?! Aigoo…bagaimana bisa aku kursus untuk membuat kue dalam waktu 1 minggu, itu tidak masuk akal. Kyaaa~!!

******

Pagi ini, dengan lesu aku berjalan memasuki ruang kerjaku, disana sudah ada Soo Ah rupanya. Ne..kami 1 ruangan.

Aku langsung duduk dengan lesu dan menelungkupkan kepala ku diatas meja dengan berbantal tangan.

“YA…neo waegeuraeyo?! Bagaimana makan malam, kemarin?!”tanya So Ah.

“Jangan tanyakan hal itu..!!”jawabku lesu masih pada posisiku.

“Ya..makan malamnya berhasil kan?! Bagaimana..EunHyuk oppa suka masakanmu kan?!”

“Huwaaa…T^T EunHyuk opa mengatakan masakanku enak. Hiks…!!”kataku bangun dari dudukku.

“Lalu kenapa kau menangis?!”

“T^T karena nyatanya masakanku tidak enak. Hambar… T^T”

“Mwo?! Memangnya saat memasaknya, kau tidak mencicipinya?!”

Aku menggeleng lemah.”Anio..!! Jja..lihatlah, jari-jari indahku jadi korban.”kujulurkan jari-jariku yg terbalut plester.

“Baboya..dimana-mana, kalau memasak itu harus dicicipi, agar tahu apa saja yg kurang. Ckck..!!”

“T^T lalu..EunHyuk oppa memintaku untuk membuatkannya kue untuk ulang tahunnya. Huwaa..eotteoke Soo Ah?!”rengekku pada Soo Ah.

“-.- kurasa..kau harus cari cara sendiri kali ini, agar kau bisa membuat kue dalam waktu 1 minggu..!!”

“Huwaaa…!!!”

Aku tertunduk lesu. Aigoo..eotteokaji..!! Kyaa~ kenapa aku harus menjadi yeoja yg tidak bisa memasak?!! T^T

EUNHYUK POV

Hhh..apa Ri Gi marah padaku ya?! Sejak tadi pagi, pesanku tidak dibalas, teleponku pun tidak dijawab. Hah..dia pasti tahu kalau aku berbohong soal masakannya. Aku kan..cuma ingin membuatnya senang.

“YA..kenapa melamun dijam kerja?!”tegur seseorang, aku menoleh kearah pintu masuk.

“YA..ku kira siapa, kau kenapa kemari?! Memangnya, dihotel tidak ada kerjaan?!”tanyaku saat melihat Hae sudah ber-pose didepan pintu.

“Haha..hari ini, aku tukar shift. Kau kenapa bengong, hyung?! Sudah kuperhatikan sejak 10 menit yg lalu.”katanya berjalan dan duduk dikursi di depan meja kerjaku dimana aku duduk sekarang.

“Ri Gi..dia tidak membalas pesanku dan juga tidak mengangkat teleponku.”jawabku.

“Kemarin kalian baik-baik saja kan?! Bagaimana makan malamnya?!”

“Berjalan lancar..hanya saja..apa aku menyakiti perasaanya ya?!”

“Eh?!! Waeyo?! YA…musun mariya?!”desak Hae.

“Aku bilang..kalau masakannya enak.”

“Lalu..apa masalahnya?!”

“T^T pada kenyataannya, aku berbohong. Masakannya hambar Hae. Tapi..aku sungguh-sungguh ingin membuatnya senang. Aku melihat plester-plester yg tertempel disemua jarinya. Itu pasti luka saat dia memasak, kalau aku bilang masakannya tidak enak, aku tak menghargai jerih payahnya memasak untukku. Tapi..kurasa dia tahu kalau aku berbohong.”katalu menjelaskan.

“Kau keterlaluan hyung -.- setidaknya, katakan saja yg sejujurnya. Atau kau bilang begini..’rasanya sedikit hambar, tapi ini enak^^’..begitu..!!”

“Sama saja berbohong -.-! Kyaa~ eotteoke?!”

“Hah..sudahlah..tunggu saja. Mungkin saat ini, dia sedang sibuk. Kau kan tahu sendiri apa pekerjaannya itu.”

******

Sudah hampir 1 minggu aku tidak bertemu dengan Ri Gi. Aigoo..kemana anak itu. Hah..baiklah, nanti malam aku akan kerumahnya saja.

“Oppa..EunHyuk oppa, kau kenapa?!”tanya Soo Ah. Saat ini..aku, Hae dan Soo Ah tengah pergi ke caffe bersama setelah pulang kerja. Kukira, Soo Ah akan pulang dengan Ri Gi. Ternyata tidak.

“YA..oppa..kau kenapa?!”Soo Ah meninggikan suaranya.

“A..e..wae Soo Ah?!”tanyaku kikuk.

“Kau kenapa, hyung?!”tanya Hae.

“Ani, gwoenchana. Ri Gi eodiseo?! Hhh..lusa ulang tahunku. Harusnya aku merayakannya berdua bersama Ri Gi. Tapi..sampai sekarang, dia sulit dihubungi dan ditemui. Apa dia baik-baik saja?! Dia sakit?! Apa kau tahu dia kenapa Soo Ah?!”

“Nado molla oppa, aku hanya bertemu dengannya dikantor. Saat jam makan siang pun, dia memilih makan dikantor setelah memesan makanan diluar dan diantar kedalam. Lalu..saat pulang, dia pamit dan melesat duluan keluar kantor. Aku tidak tahu, apa yg sedang dia kerjakan.”jawab Soo Ah menjelaskan.

“Aigoo..kau bantu aku menghubunginya, ya..!!”kataku.

“Ne oppa ^^”

“Baiklah…aku pulang duluan ya, kalian lanjutkan saja ^^ paii..!!”pamitku.

“Josim oppa..!!”

“Josim hyung…!!”

SOO AH POV

Aigoo..apa yg dilakukan oleh anak itu sih. Membuat semua orang bertanya-tanya, ada apa dengannya?! Ckck…!!

“Ya..jagi..memangnya apa yg dikerjakan Ri Gi?! Apa ada pekerjaan yg padat?!”tanya Hae oppa.

“Eopseo..!! Belakangan hari ini, aku tak lihat dia sibuk dengan buku sketsanya. Tapi..aku sering melihatnya sedang menghafal sesuatu. Tadi juga..setelah menyelesaikan sample pakaian wanitan, dia kembali duduk ditempatnya, dan lagi-lagi mengoceh sendiri. Hah..apa otaknya anak itu sudah bergeser *plak*?!”kata Soo Ah panjang lebar.

“Ehm..apa ada hubungannya dengan..masakannya ya?!”tebak Hae oppa.

“Mwo?! Bisa jadi. Hah..baiklah..aku akan coba meneleponnya dulu.”

Aku menekan tombol 2 dilayar ponselku, dan langsung terhubung ke nomer Ri Gi.

“….”

“Ne..yeobeoseyo..!! YA..neo eodiga?! Apa yg sedang kau lakukan?! Apa kau baik-baik saja?!”

“….”

“Aku tidak akan memborong pertanyaan, kalau kau jawab. Belakangan hari ini, kau terlihat aneh. Sebenarnya ada apa?! Ceritakan saja padaku.”

“….”

“Eopseo?! Ya..kalau tidak ada apa-apa, kenapa kau tak menghubungi EunHyuk oppa beberapa hari ini?! Eoh?!”

“….”

“Mwo?! ah..jadi begitu. Arra..!! Ne..annyeong..!!”

KLIIIKK!!

Teleponpun terputus.

“Apa katanya?!”tanya Hae oppa, akupun mulai menceritakannya.

******

AUTHOR POV

04 April 2012….

Hae sudah diceritakan Soo Ah soal obrolannya dengan Ri Gi ditelepon tempo hari. Dan sekarang..Hae dan Soo Ah berusaha mengajak EunHyuk kesuatu tempat setelah dipaksa untuk berpakaian rapi dengan setelan jas yg sudah disiapkan Hae.

“YA..kalian mau menculikku kemana?! Ini masih pagi untuk mengerjaiku. Dan aku harus pergi bekerja..!!”omel Hyuk didalam mobil dikursi belakang.

“Tenang..Hae oppa sudah menelepon kantormu, dan mengatakan kalau kau sakit hehe..”kata Soo Ah dibangku depan disamping kursi kemudi yg diduduki Hae.

“Aigoo..kalian ini..April mop sudah lewat…!! Ppalli..katakan padaku, kalian mau membawaku kemana?!”

“YA..hyung..sejak kapan kau jadi namja cerewet?! Ckck..setelah ini, kau pasti tak akan bisa mengomel lagi..bahkan kata-katamu pasti akan terkunci.”kata Hae disela-sela menyetirnya.

“Makanya, jelaskan padaku, kalian mau membawaku kemana?!”

“Sudah..kau diam saja hyung..haha..!!”

EUNHYUK POV

Aigoo…2 anak (?) ini. Sebenarnya mau membawaku kemana sih?! Terlalu pagi untuk mengerjaiku. Dan..sudah sangat terlambat untuk merayakan April Mop.

“Jja..setelah ini, kau pergilah sendiri. Akan ada petunjuk yg akan membawamu keujung dari perjalanan pagi ini ^^”kata Hae menurunkanku disebuah tempat dengan bangunan tradisional disana. Apa ini kuil?! Ah..kurasa bukan. Lalu ini apa?!

“Ya..ini dimana?!”tanyaku.

“Ini sebenarnya vila milik keluargaku. Dan ini..bangunan tradisional kesukaan haraboji, makanya dia membangun ini didepan vila. Dibelakang bangunan ini adalah vila milik keluargaku ^^”kata Soo Ah menjelaskan.

“Oh…”kataku sambil memandangi bangunan kuno didepanku.

“Ya..jangan kelamaan berfikir. Masuk saja kerumah itu..ppalli, hyung..”perintah Hae.

Aku melangkah memasuki pelataran vila milik Soo Ah setelah mobil Hae melaju pergi. Aku membuka pintu rumah kuno itu perlahan. Gelap.

Aigoo..apa-apaan sih ini. Tidak sopan, mengerjai hyungnya seperti ini. Aku menemukan secarik kertas yg tertempel di guci besar disamping pintu masuk.

‘LURUS TERUS DAN KAU AKAN TEMUKAN JAWABANNYA’

“Aigii..apa-apaan ini..!!”

Akupun mengikuti perintah dikertas tadi. Kubuka salah 1 pintu yg terdapat kata perintah agar aku membukanya.

Betapa terkejutnya, saat pintu itu terbyuka. Ada banyak sekali lilin yg dipasang dipinggir-pinggir karpet merah yg membentuk jalan setapak. Aku langkahkan kakiku diatas karpet merah yg terdapat lilin-lilin itu dipinggirnya. Ada apa sebenarnya ini. Lagi-lagi aku dikejutkan, diujung jalan sana.kulihat lampu-lampu kecil membentuk sebuah kalimat.

‘SAENGIL CHUKKAHAMNIDA LEE HYUK JAE  ‘

“Omona..siapa yg membuat ini semua?!”tanyaku pada diri sendiri.

“Saengil chukkahamnida..saengil chukkahamnida…saranghaneun nae jagiya..saengil chukkahamnida..^^”seseorang bernyanyi untukku.

“Omona..jagiya..!! Ini..ini apa?”Tanyaku.

“Ya..oppa..apa dihari ulang tahunmu, membuatmu menjadi pikun?!”kata Ri Gi.

Kulihat dia berjalan kearahku. Mengenakan dress selutut, berwarna merah marun, dengan pita berukuran sedang dipinggangnya. Dia juga membawa kue ulang tahun ditangannya.

“Maksudku..kemana saja kau seminggu ini?! Eoh?! Membuatku berfikir kalau ulang tahun ku sekarang akan jadi ulang tahunku yg terburuk. Kau marah padaku ya?! Mianh..kalau itu soal masakanmu..aku bersalah. Seharusnya, aku tidak membohongimu.”

“Haha..gwoenchana oppa..!! Kau tahu..selama seminggu ini, aku sengaja kursus masak kilat. Dan sekarang..aku sudah bisa masak ^^. Jja..ini kue pertama yg kubuat untukmu. Kue ini tidak beli seperti tahun kemarin. Kajja..cobalah..!!”

Kamipun duduk ditempat yg sudah disetting dengan meja bundar dengan 2 kursi untukku dan Ri Gi. Kami duduk dikelilingi lilin-lilin yg masih diletakan di karpet tadi. Diatas meja ini pun, tersedia berbagai macam masakan.

“Jadi..kau sengaja tak mengangkat teleponku dan tidak membalas pesanku, itu karena kau menyiapkan ini?!”tanyaku.

“Hehehe…ne, sebenarnya aku sengaja tidak mengangkat semua teleponmu dan pesanmu, agar aku bisa konsen kursus dan bias menghasilkan rasa masakan yg layak dimakan hehe..juga..agar aku bisa menjaga rahasia yg kusiapkan untukmu ini hehe..!!”kata Ri Gi menjelaskan.”Kajja..cicipi ^^”

Aku dan Ri Gipun mulai menikmati semua makanan hasil masakan Ri Gi. Aku menyuap masakan pertamanya. Ehm..bibimbab ini sudah lebih baik dari yg pertama kali kumakan. Masakannya yg lainpun begitu. Ini enak.

“Eotteo oppa?!”tanyanya was-was.

“Mashita..!! Kali ini aku tidak bohong. Kau cobalah ^^”kataku. Ri Gipun menyuap masakannya sendiri.

“omona..kau benar oppa ^^. Kyaaa~ ternyata tidak sia-sia aku les seminggu untuk hari ini ^o^”

Selesai menyantap makanannya, akupun mencicipi cake buatannya. Omona..rasanya, tidak seperti pemula. Ini benar-benar lezat ^^

_SKIP_

Kami benar-benar menghabiskan waktu bersama seharian ini.

Selesai makan, aku mengajaknya pergi kepantai dan menunggu matahari terbenam. Tempat..dimana pertama kali kami bertemu.

“Saranghae nae jagiya..”kataku ditelinganya. Karena saat ini, aku tengah memeluknya dari belakang.

“Nado saranghae oppa..!!”

“Ya..hadiah untukku mana?!”kataku melepaskan pelukanku, dan berdiri dihadapannya sambil mengulurkan kedua tanganku.

“YA..kue dan masakan enak itu sudah termasuk hadiah untukmu, oppa.”

“Shirreo..itu saja belum cukup..!!”

“Lalu..kau mau ap…”

CHU~

Belum selesai Ri Gi bicara, kutarik tubuhnya dan akupun mencium bibirnya, bersamaan dengan matahari tenggelam.

“Ini hadiah yg kuminta ^^”kataku setelah melepas ciumanku.

“YA..perv…”

CHU~

Belum sempat bicara lagi, kukunci (?) bibirnya dengan bibirku #plak#

Cukup lama kami berciuman dipinngir pantai, dengan angin pantai dan debutan ombak yg menjadi saksi bisu apa yg kami lakukan ini #plak#. Ini..ulang tahun terindah byg pernah aku rayakan. Gomawo nae Ri Gi..gomawo nae dongsaeng Hae, dan..gomawo Soo Ah..calon adik iparku ^^

FIN~

Eotteoke?! Aneh kah?! Gaje kah?!

Ya..aku udah berusaha buat FF edisi spesial ultah nae yeobeo hehe #plak#

Ayo..ayo..RCL’a yg lengkap. Jangan asal kasih jempol, Read sma Comentnya dilupain?! Oh..tidak bisa….!! Disini KAWASAN WAJIB RCL..!!

Yg gk suka bilang..yg suka juga bilang. Biar aku tahu..dimana letak kesalahan aku yg ada di FF ini ^^

So..DON’T BE SILENT READER

SELAMAT ULANG TAHUN YG KE-26 (27 umur korea) EUNHYUK OPPA..!!

SAENGIL CHUKKAHAMNIDA URIE LEE HYUK JAE..!!

HAPPY BIRTHDAY EUNHYUK OPPA…

OTANJOUBI OMEDETOU…!!

ZHU NI SHEUNG RI KUAI LE..!!

SARANGHAE URIE EUNHYUK OPPA…^o^

Jangan lupa RCL’a ^^

One thought on “[Oneshoot] SEONMUL(Special Eunhyuk Birthday)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s