Only You part 1

only you

only you

 

Genre : Romance (PG 15)

Cast : Cho Kyu Hyun, Lee Dong Hae, Kim Ki Bum, Choi Siwon, Choi Rae Hyun, Choi Yoo na, Jung Ji Yeon, Park Le Ra

Author : Athirah Patmasari A a.k Choi Rae Hyun

FB: Stt Thiera Potter N Athirah Patmasari A

Twitter : athirah_A

Assalamualaiiikuuum . . . . . (bow)

berhubung nich FF pertama Gue #asli karya dan imajinasi saya 100000%, mohon maklum ja agak abal – abal n geje

hohohohoho

berhubung Gue Adik-nya Wonppa, Istri-nya Haeppa, naksiiir bangat ma suara si Magnae EvilKyu pacar Gue itu N gk ketinggalan gebetan Gue Ki Bumppa jadi pastiii Z jadi-in mereka pemeran dalam FF pertama Gue yang abal – abal nich . .

#dilaraaang proteees OK (di tendang massa) o_o’’

Author harap ada yang ngomen + Like, kalau gk yah gue maklumlah, secara FF nich emang dapat menyebabkan gejala – gejala pusing, mual dan membosankan

cukup sekiian perkenalan Gue N s’lamat membaca . . .

 

“Cinta terkadang tak dapat di deskripsikan walau dengan beribu ungkapan indah sekalipun . . . “

 

Author POV :

Seoul – Korea Selatan 2003

YAAAA . . . Raaaaaeeee iriiiooonaaaaa pallli, teriak seorang wanita paruh baya pada anak gadisnya Choi Rae Hyun.

Beginilah aktifitas ibunya di pagi buta, membangunkan anak gadisnya yang sangat susah bangun pagi >_

“ooooaaam . . . ne eomma 5 meniit lagi . . .” ucap rae

Aaaiiiitss . . . . palli “kau mau terlambat kesekolah lagi, yaaakk”

“ne . . ne . . eomma.” Berjalan terseok – seok kekamar mandi dengan wajah yang masam dan mata yang masih sangat sulit tuk terbak .

Uuuugggff . . . “anak itu tak pernah bisa mengubah kebiasan buruknya.” Ujar Mrs.Choi .

 

Choi Rae Hyun POV

“Aaaiiigooo . . . terlambatt lagi, untung appa berbaik hati nganter ke sekolah, kalau ngak pasti di daprat lagi ma Seosengim” maklum sekolah ini salah satu sekolah unggulan di Korea, jadi peraturan yang ada amat ketat –-‘’

Uuugggfff . . . . . .

Oooopss . . . Haiiii Choi Rae Hyun imnida, aku anak bungsu dari 3 bersaudara. Oppa-ku Choi Siwon sangat karismatik, cerdas dan pastinya di kagumi oleh para mahluk hawa, Eonni-ku Choi Yoo na tak jauh beda dengan oppa-ku dia wanita yang sangat mempesona, anggun, ceriah dan tak kalah cerdas dari Siwon oppa dan Aku sendiri hanya gadis yang biasa- biasa saja, tapi kata orang yang mengenal-ku nich yah Aku Gadis yang manis, baik hati, dingin, cuek dan tertutup mungkin memang yang dikatkan mereka ada benarnya, pada dasarnya aku dapat akrap dan sangat cerewet dengan orang – orang tertentu, tapi bila pada dasarnya cuman kenal ma mereka yah cuman sekedar membalas senyum dari mereka dan terkesan cuek dengan mereka pula. Aaahh . . hampir lupa sahabatku Park Le Ra, Jung Ji yol mereka udah sperti saudaraku sendiri tempat berbagi susah dan senang, walau pada kenyataan-nya tak jarang kami saling berselisih serta mendengar ocehan – ocehan yang menurutku gak menarik. Eeemm . . . Cho Kyu Hyun yach Dia satu – satunya pria yang berhasil membuatku tertarik pada pandangan pertama konyol memang mengingat anak remaja yang masih bersekolah di tingkat menengat pertama sudah yakin bahwa yang di rasakan-nya adalah Cinta, tapi hal itu tak dapat ku pungkiri

“YAAAKK . . . Choi Rae Hyun kau terlambat lagi eo . . dasar pemalas” ujar Ji Yeon dan Le Ra

“heheheehe . . .” Rae Hyun cumin bisa senyam – senyum

“aiiittss . . . ckckcck” Ji Yeon dan Le Ra Cuma bisa berdacak kesel melihat kelakuan serta kebiasaan sahabatnya yang tak pernah berubah -_-‘’

“kau terlambat bangun lagi eo . .?” ujar Yi Jeon

“dasar pemalas” timpal Le Ra

“bisa ngak siih kebiasaan buruk mu di ubah Choi Rae Hyun?” ujar Le Ra lagii

“aiits . . kalian seperti eomma dan yoona eonni saja, sangat baweeel.” Sengut Rae Hyun manyun

“ckckck . . . tak usah manyun gitu Rae-ah.” Ujar Ji Yeon

“wajahmu sudah s’perti orang teraniaya saja” timpal Le Ra

EM . . EM . . EM . .

“yak . . kau perkenalkan dirimu” ujau Kim Seosangim pada seorang anak laki – laki berperawakan hampir sempurna di usian-nya masih terbilang remaja .

“Cho Kyu Hyun imnida” ujar murid baru itu .

“baiklah kau duduk di tempat yang kosong itu, tunjuk Kim seosangim pada bangku kosong yang ada di bangku pojok ke 2 dari depan”

 

Cho Kyu Hyun POV

Ckckckc . . . seperti biasa suara teriakan serta senyuman yang di buat – buat oleh para yeoja centil itu setiap berada di lingkungan yang baru selalu mempuatku pusing saja, apa mereka tak lelah terus tersenyum sampai gigi mereka kering dasar mengganggu ketenangan dan penglihatanku saja.

“Cho Kyu Hyun imnida” ujarku datar untuk memperkelnalkan diri.

“baiklah kau duduk di tempat yang kosong itu, tunjuk seosangim pada bangku kosong yang ada di bangku pojok ke 2 dari depan”

Dengan malas kulangkahkan kakiku ke bangku itu, tanpa memperdulikan sapaan serta membalas senyum dari para yeoja – yeoja centil yang ada di kelas baruku ini .

Pandanganku tampa sengaja melihat sosok yeoja yang berada di samping bangku yang akan ku tempati .

“Eh . . . siapa Dia . . .?” tanyaku dalam hati saat melihat sosok yeoja yang sedang asyik membaca buku dan tampaknya tak terlalu peduli akan sosok-ku yang tadi memperkenalkan diri, em . . . yeoja yang menarik dan manis

“em . . em . .” aku berdehem untuk menarik perhatian-nya

“berhasil” serukuh dalam hati saat melihat dia menatapku, tapi setelah itu dia kembali keposisinya semula membaca bukunya yang menurutku tak menarik. Apa bagusnya buku itu sehingga dia mengacuhkanku ???

Aiiisstt . . . kenapa aku jadi berfikir yang aneh, seorang Cho Kyu Hyun yang tampan, pintar, karismatik dan di gila-iii banyak yeoja di acuhkan #Kyuppa narsisnya kumat lagi ;b. yang benar saja dasar yeoja tak peka atau jangan – jangan penglihatan-nya bermasalah sehinggah melewatkan pemandangan yang menarik di depan matanya

Ckckckckkkk . . . yeoja MENYEBALKAN, tapi kita lihat saja apa dia akan terus bersikap seperti itu #tersenyum evil . OK tapi dia yeoja yang dapat menarik perhatianku sejak pertama kali melihatnya, aku suka sekolah baru ku ini pasti akan sangat mengasyikkan dan menyenangkan melewati hari – hari ku kedepannya dengan adanya yeoja itu

Hahahahahahaha . . . . . . .

 

Choi Rae Hyun POV

“EM . . EM . . EM . .” kualihkan perhatianku dari Le Ra dan Ji Yeon setelah mendengar seosangim berdehem

“yak . . kau perkenalkan dirimu” ujau Kim Seosangim pada seorang anak laki – laki berperawakan hampir sempurna di usian-nya masih terbilang remaja .

“Cho Kyu Hyun imnida” ujar murid baru itu dengan cuek.

“baiklah kau duduk di tempat yang kosong itu, tunjuk Kim seosangim pada bangku kosong yang ada di bangku pojok ke 2 dari depan” ujar Kim seosangim pada anak baru itu .

“Cho Kyu Hyun” gumamku menyebutkan nama anak baru itu, jujur entah mengapa setelah melihat wajahnya jantungku berdetak tak karuan yah . . tuhan ada apa dengan jantungku???, ku alihkan pandanganku pada buku pelajaran yang ada di depanku setelah melihat dia mulai melangkahkan kakinya pada bangku kosong yang tadi di tunjuk oleh Kim seosangnim berpura – pura tak melihatnya karna ku yakin wajahku sudah seperti orang blo-on dan kepiting rebus sekarang entah mengapa aku juga tak tahu, aaaa . . molla -_-‘’

“em . . em . .” kudengar ada yang sengaja berdehem, maka ku lihat sekelilingku ternya suara itu, Cho Kyu Hyun gumamku dalam hati. Tatapan kami bertemu dengan secara serfleks kembali ku alihkan wajahku pada buku pelajaranku, tak mau dia melihat bagaimana bentuk dan warnah wajahku sekarang yang pasti sudah amburadul, yah . . tuhat tatapan-nya sangat tajam dan tegas, jantungku kenapa tak mau berhenti berdetak seperti sepertibiasa sekarang aiiiist . . memalukan.

OK . . . tarik nafas hembuskan, tarik nafas hembuskan dan tarik nafas hembuskan perlahan, hanya itu sekarang yang dapat ku lakukan untuk menghilangkan rasa gugup dan memcoba menetralkan kembali detak jantungku ini, tapi sepertinya cara ini tak ada efektif sekarang buktinya jantungku masih berdetak kencang, tapi seditaknya tak seperti pertama melihat wajah namja itu .

“YAAKK . . . Rea Hyun-ah” astaga . . .

“aiiisst . . .” kau kenapa berteriak seperti itu Jung Ji Yeon, kau kira aku tuli apa aah?

“ckckc. . .memang kau tuli” dengus Ji Yeon sudah dari tadi aku memanggilmu untuk kekanti tapi kau tak menyahut juga lanjut Ji Yeon lagi .

“MWO . .” aku kanget sendiri dengan ucapan Ji Yeon selama itukah aku tak mencoba menetralkan detak jantungku dan melamunkan tatapan namja itu?!. Ne . . Ne . . . kajja kita kekantin ucapku kemudian.

Uuuugggffh . . . kuhembuskan nafasku lagi, entah untuk yang keberapa kalinya hari ini aku menghembuskan nafas panjang seperti itu.

“Kajja. .” sahut Le Ra dan Ji Yeon bersama

“sebenarnya kau melamunkan apa tadi eo?” Tanya Ji Yeon

“iya, sampai – sampai tak menyadari suara bel berbunyi” lanjut Le Ra

“aniiiiyoo . . .” jawabku seadanya, Cho Kyu Hyun kau membuatku seperti orang linglung saja L

 

Cho Kyu Hyun POV

“Kajja. . “ itu suara yeoja itu, dengan refleks aku berbalik melihatnya

“sebenarnya kau melamunkan apa tadi eo?” Tanya temanya

“iya, sampai – sampai tak menyadari suara bel berbunyi” lanjut temanya yang 1 lagi

“Melamun . .” gumamku

“aniiiyo . . .” jawab yeoja itu sambil berdiri dari kursinya, dengan gerakan cepat aku mencegah mereka, lebih tepatnya bermaksud untuk mengalihkan perhatian mereka agar menatapku terutama yeoja itu, seorang Cho Kyu Hyun harus melakukan hal ini untuk mendapatkan perhatian dari seorang yeoja sungguh hal luar biasa. Mereka menatapku aneh tapi takberlangsung lama karna salah satu dari teman yeoja itu mulai berbicara padaku .

“eh . . ada apa?” tanya-nya

“a-aniiyoo” jawabku agak gugup

“kalau begitu kami permisi dulu, bisa kau minggir?” ucap teman-nya lagi

“eh . . . chakkama” ucapku langsung, mereka kembali melihatku dengan tatapan penuh tanya

“ada apa?” tanya teman yeoja itu lagi, tapi tunggu dulu kenapa yeoja itu sama sekali tak menatapku, aaiiisst . . . menyebalkan, gerutuku

“Cho Kyu Hyun imnida” ucapku memperkenalkan diri, aigo . . tingkahku sangat konyol

“ckckckckkk . . . bilang saja dari awal kalau mau berkenalan apa susahnya, mengulurwaktu saja” ucap yeoja itu santai

“MWO. . . YAAAK . . siapa juga yang mau berkenalan denganmu aaa” ucapku sambil berterian, omona kenapa aku jadi marah – marah denganya, Cho Kyu Hyun pabbo.

“ogh . . .” ucap yeoja itu sambil melangkah pergi

“em . . . Park Le Ra imnida, Jung Ji Yeon imnida” ujar teman yeoja itu bergantian. Maafkan teman kami yach . . Dia tak bermaksud begitu

“ah . . Ne” ucapku seadanya.

“Choi Rae Hyun” ucap salah satu dari yeoja itu kalau tak salah namanya Jung Ji Yeon, maksudku nama temanku tadi Choi Rae Hyun.

“ooooh. . .” jawabku

“kami permisi dulu Kyu Hyun-ssi” ucapa mereka serempak

“Ne” jawabku. “Choi Rae Hyu” awas kau, berani membangunkan singah yang tertidur #tersenyum licik (dasar Evil kau Oppa)

 

TBC

 

* * * * * * * * * * * * * * * * * * *

gimana, gimana . . . jelek, pendek, geje, abal – abal, tipo dan laen sebagainya dechh. . ???

#mian . . . :(((

mohon kritik n sarannya yach . . .

gk maksa tuk ngomen, tapi ngarep tinggalin jejak walau cuman ngeLiken

hohoohooo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s