[Oneshoot] Magical Smile

Genre: Mix

Rate: Amanlah Pokoknya ^^

Leght: One Shoot

Cast:

– Lee Hyun Su

– Cho Kyu Hyun

– Lee Dong Hae

Author:Fuyuko Katsushika ArraPutikky

“Bukan karena semua dalam keadaan baik, maka kita tersenyum..

Tetapi, karena kita tersenyum, maka semua akan menjadi lebih baik..”

*****

 

Hyun Su POV

Kisah ini terjadi 1 tahun yg lalu, saat pertama kali aku mengenal namja yg kini sudah menjadi namjachinguku.

Saat aku benar-benar bersedih karena kehilangan orang-orang yg kusayangi, tiba-tiba dia muncul dihadapan ku, tersenyum kearahku dan mampu menenangkan ku.

 

-Flashback-

Malam ini salju turun begitu lebat. Diudara sedingin ini, aku menangis dipelataran Namsan Tower. Disini aku memiliki banyak kenangan bersama eomma, appa dan DongHae oppa, satu-satunya keluarga yg kupunya saat ini.

Kini, aku tak bisa bersama-sama lagi dengan eomma dan appa. Hari ini, aku lari dari rumah menuju tempat ini.

“Hiks.. eomma.. appa.. hiks.. katakan ini bohong.. hiks.. jebalyo..”isakku berjongkok.”Bukankah kita berjanji akan kesini lagi bersama-sama? Hiks.. jebal.. katakan ini bohong. Aku pasti bermimpi.. Hiks.. seseorang bangunkan aku dari mimpi buruk ini..hiks.. jebal..”isak ku lagi.

“Ya.. agassi.. gwoenchana?”tanya seseorang dibelakangku sambil menepuk pundak ku.

“Ne.. gwoenchana.. ssrrtt..”jawabku mengatur suaraku.

“Kau menangis? Ya.. apa tidak terlalu tua untuk menangis ditempat umum seperti ini?”

“Kau meledekku tuan?? Tinggalkan aku dan jangan ganggu kau.”bentak ku tanpa menoleh.

“..Ehm.. sudah jangan menangis, msaih banyak namja lain..”

Aissh.. sok tahu sekali namja ini. Aku pun berdiri dan berbalik, lalu menatap tajam namja jangkung dihadapan ku ini, namja tampan yg sok tau.

“Ya.. kalau tidak tau apa-apa tidak usah berkomentar..”bentakku.

 

Hae POV

Aigoo.. kemana anak itu? Aku tahu, ini pasti berat untuk ia terima.

Hari ini, kami mendapat kabar kalau eomma dan appa masuk rumah sakit dan meninggal karena kecelakaan mobil. Mobil appa menabrak pembatas jalan dan mereka berdua terpental ke jalan melalui kaca depan mobil.

Sungguh.. akupun sangat terpukul mendengarnya. Hanya saja, aku harus bersikap tegar dan kuat demi Hyun Su. Kalau aku ikut bersedih, siapa yg menguatkan hati Hyun Su.

“Chogio.. apa ahjussi lihat anak ini?”tanya ku pada ahjussi dikedai makanan sambil menyodorkan foto Hyun Su.

“Mianhe.. aku tak melihatnya.”

“A.. gomapseumnida ahjussi..”setelah membungkukan badan sedikit, aku kembali berjalan mencari Hyun Su.

 

Kyu POV

Kenapa dengan gadis ini. Lalu, kenapa aku sangat ingin tau dan ingin sekali menolongnya.

“Aissh.. aku sudah sering bertemu gadis seperti mu yg menangis di tempat umum seperti mu jga dan masalahnya sama, karena ditinggalkan kekasihnya.”kataku cuek.

“YA.. apa semua orang menangis hanya karena ditinggalkan kekasih.. hiks.. apa menangisi orang tua tidak boleh? Hiks.. asal kau tau, hari ini aku dan oppa ku kehilangan 2 orang yang sangat kami cintai. Eomma dan appaku meninggal.. apa aku salah menangis.. hiks.. eoh??”katanua dengan tangis yang pecah.

Omona.. jadi aku salah. Aigoo.. semua orang melihat ke arah kami -.-. Bisa-bisa aku disangka mengganggu anak gadis lagi sampai menangis.

“Ya.. agassi.. mianhem, uljimae.. jebal. Semua orang menatap kuta.”kata ku memohon.

“Aku tidak bisa berhenti.. ini karena ulahmu.. hiks..”

Aissh.. akupun langsung menarik lengannya dan membawnya kesebuah taman kota yg sudah cukup sepi. #me: ih.. oppa ngajak’a ketempat sepi.. | kyu: berisik lu thor.. ganggi aje.. hush.. hush.. | me: T.T# #abaikan#

“Menangis boleh, tapi tersenyum akan menjadi lebih baik.”kataku.

“Aku akan tersenyum kalau semuanya dalam keadaan baik.. hiks.. ini terlalu menyakitkan untuk tersenyum..”kata’a.

“Bukan karena semua dalam keadaan baik, maka kita tersenyum. Tetapi, karena kita tersenyum maka semuanya akan menjadi lebih baik.”kataku.

“..Hiks.. kau tak mengerti..”

“Aku mengerti, sangat mengerti. Kau tahu, aku hidup seorang diri. Kedua orang tua ku dan adik ku meninggal kecelakaan pesawat. Sejak kecil aku tinggal dengan halmoni dan haraboji ku. Keundae, setelah mereka meninggal, tak ada 1 pun keluargaku yg mau menerima ku. Itu menyakitkan bukan. Lalu aku ingat kata-kata halmoni, kata-kata yg baru saja aku katakan kepada mu. Maka aku mencoba untuk tersenyum, meskipun sulit. Tapi dengan ajaib, semua menjadi lebih baik saat aku tersenyum.”kata ku panjang lebar.

“Hiks.. gomawo..”kata’a lirih.

“Oiya.. namamu siapa?”

 

Hyun Su POV

“Oiya.. namamu siapa?”tanya namja ini.

“Hyun Su.. hiks.. Lee Hyun Su imnida..”jawanku masih diselingi isakan.

“Nan, Cho KyuHyun. Ehm.. kau masih sekolah?”tanyanya lagi. -.- #wartawan ya mas, nanya mulu#

“Hiks.. aku.. kuliah semester awal.”

“Owh.. ternyata dibawahku ^^. Aku kuliah di Han Yang University.. semester akhir ^^”

“Aku tidak bertanya.”kata ku sambil menghapus air mataku. #Kyupa nyesek#

 

Hae POV

“Ah.. Namsan Tower. Keurae.. pasti Hyun su ada disana..”kataku.

Akupun langsung berlari menuju Namsan Tower. Semoga dia benar-benar ada disana.

 

@Namsan Tower

Aku berkeliling disekitar Namsan Tower. Lalu mencoba masuk, lalu keluar lagi karena aku tak menemukannya dimana-mana. Sejak tadi teleponnya pun tak diangkat.

Ah… eotteokaji…!!

 

Hyun Su POV

“Omo.. mianh, aku harus pulang.. Oppa ku pasti khawatir. Annyeong..”kataku pada namja aneh ini.

Aku berlari pulang. Tapi, sebelumnya aku mengecek ponselku. 20 panggilan tak terjawab, Donghae oppa o.o. Akupun meneleponnya.

“Yeobeoseyo..”katanya.

“Oppa.. mianhe.. aku masih ada disekitar Namsan Tower dan akan pulang. Mianhe membuatmu khawatir.”kataku.

“Kau disini? Oppa ada didepan Namsan Tower. Mencari mu.”kata oppa.

“Baiklah aku kesana oppa..”

*****

 

Kyu POV

1 minggu berlalu sejak kejadian di Namsan Tower itu. Aku sudah tak bertemu dengan yeoja itu. Hh.. tapi kenapa aku ingin sekali bertemu dengannya lagi ya. Apa karena merasa 1 nasib? Ditinggal oleh orang-orang yg ku cintai? Hh.. tapi kurasa bukan.

“Ya.. aku kerumah mu ya.”kataku ditelepon dengan sabahatku.

“Ne.. ^^”jawab sahabat ku itu.

Akupun melarikan (?) motorku menuju rumahnya. Aku pernah bercerita dengannya tentang yeoja di Namsan Tower itu. Haha.. dan aku selalu saja bercerita soal gadis itu padanya, sampai-sampai dia bilang aku menyukai yeoja itu. Baboya.

Sesampainya dirumah sahabatku ini, aku langsung mengetuk pintu rumahnya.

Tok.. Tok.. Tok..

“Tunggu sebentar..”kata orang dari dalam.

CKLEK!! Pintu pun terbuka.

“Kau rupanya.. Kajja.. masuk.”kata DongHae.

Akupun berjalan masuk kerumahnya dan duduk diruang tamu. Kamipun mengobrol sampai tiba-tiba seseorang mengetuk pintu rumah DongHae.

“Sebentar..”kata Hae berjalan ke pintu depan.

“Ppalliwa oppa.. aku tak tahan.. sshh..!!”suara yeoja. Pasti adik Hae yg sering dia ceritakan.

“Ne..”

Pintupun terbuka & kulihat sekilas, gadis itu melesat (?) masuk kekamar mandi di dekat dapur dan melempar tasnya diluar kamar mandi.

“Neo yeodongsaeng?”tanyaku.

“Keurae.. haha.. kebiasaan pulang sekolah..”

“Hahaha…”kamipun jadi tertawa bersama.

 

Hyun Su POV

Aku pun keluar dari kamar mandi.

“Ffiuhh.. leganya. Aigoo.. kenapa sih, setiap pulang sekolah kebelet buang air kecil terus -.-”

Akupun berjalan menuju kamarku sambil menenteng tas ku. Tapi langkahku dihentikan oleh Hae oppa.

“Ya.. eodigayo??”tanya oppa.

“Tentu saja kekamar dan ganti baju -,-“jawabku sekenanya.

“Kanalkan.. ini sahabat oppa. Kemari kau.. ppalliwa..”titah oppa, akupun berjalan dengan malas.

“Kyu.. kenalkan ini Hyun Su adikku.”kata Hae oppa dan temannya mendongakkan kepala.

“NEO…!!”teriak kami bersamaan. Hae Oppa bengong.

“Kalian saling kenal?”tanya oppa heran.

Lalu, akhirnya Kyu oppa menceritakan awal kami bertemu waktu itu. Hae opa hanya tersenyum usil mendengarnya -.-.

*****

 

Hyun Su POV

Semenjak itu, Kyu oppa jadi sering main kerumah dan terkadang menginap. Kenapa aku senang ya dia sering main kesini?!! Hehe..

Hari inipun Kyu oppa menginap dirumah. Aku berjalan ke dapur dan mulai memasak untuk makan malam. Saat aku sedang mencuci sayuran, Kyu oppa masuk kedapur untuk minum.

“Kau masak apa Hyun Su-ah?”Tanyanya.

“Memang oppa mau makan apa? Nanti aku buatkan ^^”kataku.

Kulihat Kyu oppa berdiri bersandar ditembok dapur yg tak jauh dari tempat ku memasak.

“Apapun akan aku makan kok. Haha..”

“Kau pemakan segala (?) rupanya.

Hhahaha.. Auww..”teriakku saat jariku terkena pisau saat memotong sayuran.

“Waeyo??”tanya Kyu oppa langsung mendekatiku.

“Hanya teriris. Gwoenchana..”kataku.

Kyu oppa langsung menarik lengan ku menuju washtafel dan mencuci jariku yg teriris.

“Ya.. oppa.. gwoenchana..”

“Kalau dibiarkan bisa infeksi..”kata Kyu oppa.

Akupun akhirnya menurut. Kutatap raut wajahnya. Aigoo.. jantung berdetak kencang. Kuharap, dia tak mendengarnya.

 

Hae POV

Tadinya aku mau mengambil cola dikulkas. Tapi, kulihat Kyu & Hyun Su sedang mengobrol, jadi kuurungan saja niatku ^^.

Kyu.. Kyu.. kau suka gadis Namsan Tower itu kan. Haha..

*****

 

Kyu POV

Sudah 1 bulan lebih aku mengenal Hyun Su. Rasa suka ku berkembang menjadi cinta. Salahkah aku? Tentu saja tidak, bukankah cinta itu hak semua orang ^^.

Hari ini, aku menjemput Hyun Su dikampusnya.

“Hyun Su-ah…”panggil ku sambil melambaikan tangan.

“O.. kenapa oppa ada disini??”tanyanya.

“Mau menjemputmu. Aku ingin mengajak mu ke sungai Han. Ppalliwa.. naik..”kataku.

“Mau apa disana?”

“Ikut saja ^^”

 

@Sungai Han

Aku dan Hyun Si duduk dipinggir sungai Han. Kulirik sesekali kearah Hyun Su dan wajahnya tampak heran.

“Oppa.. sebenarnya kita mau apa disini?”tanyanya sambil menoleh kearahku.

“Disini aku selalu bercerita tentang seorang gadis yg menangis ditengah salju yg sedang turun. Awalnya aku tak tau siapa gadis itu. Tapi setelah 1 minggu tak melihatnya aku ingin sekali bertemu dengannya. Sampai akhirnya aku menemukannya dirumah sahabatku ^^”kataku tetap menatap kearah sungai Han.

 

Hyun Su POV

Aku sama sekali tak mengerti apa yg dibicarakan Kyu oppa saat ini.

“Apa.. maksud oppa?”Tanyaku bingung.

“Saat itu aku benar-benar terkejut, karena aku dapat bertemu lagi dengan gadis itu.”katanya tak mengindahkan pertanyaanku.

“YA.. oppa.. maksudmu oppa?!!”kataku kesal dan berdiri hendak melangkah meninggalkannya.

“Dan saat itu.. aku menyukai gadis Namsan Tower itu hingga sekarang rasa suka itu berubah menjadi cinta. Saranghae.. Lee Hyun Su..!!”

Ddeeegghh!!

Sarang? Naega? Jinjja? Kuhentikan langkahku dan memutar balik arah tubuhku. Kulihat wajah Kyu oppa sangat serius.

“Saranghae.. jeongmal saranghae.. ^^”katanya tersenyum hangat.

Senyumnya seperti sihir untukku. Saat aku tengah sedih dan marah, jika kulihat senyum diwajah oppa, hatiku tenang dan mencair (?). Senyumnya mampu membuatku tenang dan nyaman.

Ternyata benar kata oppa. ‘Bukan karena semua dalam keadaan baik, maka kita tersenyum. Tapi karena kita tersenyum, maka semuanya akan menjadi lebih baik’.

“Jeongmal oppa?”Tanyaku dengan mata berkaca-kaca. Kyu oppa berjalan mendekatiku.

“Ne.. jeongmal saranghanda Hyun Su-ah..”katanya mengulang lagi.

“Hiks.. kenapa.. kenapa kau baru bilang oppa.. hiks!! Wae??”

“Ya.. uljima..”katanya memelukku.

“Kenapa baru katakan sekarang? Eoh..!!”

“Mianhe.. aku takut kau tak menyukaiku.”

“Ani oppa.. nado.. nado saranghaeyo oppa..!!”

“Gomawo.. gomawo jagiya..!!”

Kyu oppa pun memelukku erat. Dan saat itulah sungai Han menjadi saksi bisu hubungan kami.

 

_Flashback End_

Hae POV

Hari ini.. Hyun Su rapi sekali. Mau kemana dia, tak biasanya dia berdandan seperti ini.

“Hyun Su-ah.. kau mau kemana, rapi sekali?”Tanyaku.

“Ehm.. pergi sebentar ^^”

“A.. oppa tau.. kau mau kencan dengan si evil ya? Haha..”

“Ya.. oppa.. dia punya nama.. jangan panggil dia evil dong.. Aishh..”

“Haha.. ne ne.. kau mau kencanya dengannya? Haha…”ledekku.

“Oppa.. kau membuatku malu.. haha..”katanya bersemu.

“Aissh.. dongsaeng oppa sudah besar.”kataku sambil melihat kalender dikamarnya.”Uwaa.. hari ini 1st Anniversary kalian ya? Haha..”kataku kembali meledek.

“Keurae.. jadi jangan mengganggu ya..”

“Aigoo.. arraseo..”

 

Kyu POV

Aku sudah berdiri didepan pintu rumah DongHae. Lalu kuketuk pintu rumahnya.

Tok..tok..tok..

CKLEKK!!

“Mau menjemput Hyun Si ya? Haha..”ledek Hae.

“Ne.. waeyo? Iri ya kau tak punya pacar.”kataku balik meledek.

“Aissh… dasar evil..”

“Oppa.. kau sudah datang? Hae oppa.. aku pergi dulu ya.. annyeong..”kata Hyun Su setelah mengecup pipi Hae. #Kyupa ngiri tuh.. haha#

“Ne.. josimhae..!!”

“Ne..!!”

 

Hyun Su POV

Aku dan Kyu oppa pergi menuju Namsan Tower, dimana pertama kali aku bertemu dengan Kyu oppa.

 

@Namsan Tower

“Oppa.. apa kau mau memasang gembok cinta disini?”Tanyaku polos.

“Anio.. tanpa ku pasang gembok itu, hatiku akan terus terkunci dan hanya akan kubuka kunci hati ku hanya untukmu.”

“^^ saranghae oppa..”

“Nado jagiya..”balasnya dengan senyuman.

Ternyata benar, senyuman itu sangat ajaib. Juga obat yg paling mujarab. Mulai sekarang aku akan terus tersenyum.

Dalam keadaan apapun, aku akan tetap tersenyum. Eomma.. appa.. aku akan selalu tersenyum.. yakseok!! Karena senyum satu-satunya sihir yg bisa menenangkan hati.

Ini juga berjat DongHae oppa, aku jadi bisa bertemu dan mengenal Kyu oppa lebih dekat dan sekarang dia kekasihku.

Inilah akhir ceritaku saat ini. Berawal dari pertemuan singkat dan saling mengenal 1 sama lain.

“Terus tersenyum untuk oppa..”kataku.

“Ne.. jagi.. kau juga, Ingat kan kalau senyum itu sihir yg ampuh ^^”

“Arraseoyo.. hhehe..”

Kamipun kembali berpelukan. Oppa.. senyum dan pelukanmu hangat dan juga mengandung sihir. ^^

 

-END-

Hehe.. mianh ya kalo gaje banget T.T

Mianh juga kalo kurang puas trus banyak bgt kekurangannya sama kalo ada kesalahan hehe..

#Bows#

Ok.. yeoreobeun..

tugas kalian (?) setelah baca FF ku

RCL… wajib.. ^^

Gomawo..

yg gk coment+like, gk ush baca ne.. hehe

#Bows#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s