[Oneshoot] My Inspiration

Author:Fuyuko Katsushika ArraPutikky
Genre: Mix
RPG: General
Cast:
– Shin Ah Rin
– Cho Kyu Hyun
– Lee Dong Hae

DON’T LIKE DON’T READ!!

DON’T SILENT READER!!

Menghormati karya orang lain itu sangat penting ^^, kalau menghormati karya orang lain, karya kita sendiri pun akan dihargai orang ^^

Happy Reading ^^

 

*****

Nyanyianmu telah merebut hatiku..

Aku yg mendengarnya, ingin menjadikan seluruh dirimu sebagai sebuah melodi…

*****

Ah Rin POV

Pertama kalinya aku mendengar lagu itu -Red Signal >> Lee DongHae *jdul’a ngarang*-. Saat musim gugur..waktu lelah karena belajar untuk ujian masuk sekolah, dalam sekejap hatiku membara.

“Red Signal-Lee DongHae..!!”desahku saat melihat MVnya di TV.

1 tahun kemudian, sekolah aku menjadi murid SMA, aku bekerja part time di sebuah karaoke box milik samchom ku (pman), agar aku dapat menonton konser DongHae oppa ^^

“2 orang untuk Free Time, ya? Silahkan gunakan ruangan no.39 lalu gunakan kartu ini untuk menyalakan televisi dan lampu ^^”kataku sambil menyerahkan kartu pada tamu yg datang.

“Ffuuuhh!!”aku menghela nafas saat tamu itu berlalu.

Kulirik jam dinding didepanku. Jam 9 malam lewat 10 menit rupanya.

“Pigeonhae (lelahnya)..sebentar lagi waktunya untuk pulang.”kataku lalu merogoh saku rok ku. kukeluarkan tiket konser Lee DongHae oppa.”Hah..ok..!! Shin Ah Rin..FIGHTING..!!”

Setelah menabung gaji hasil bekerja paruh waktu, akhirnya aku dapat membeli tiketmu. Nanti..kita bertemu dikonser musim dinginmu ya! Haha..berharap aku bisa berbicara langsung denganmu haha..!!

“Ah Rin-ah..”panggil samchon.

“Ne?”Aku menoleh.

“Tolong bawa ini ke kamar no.1!”

“Ne..!!”

“Kalau sudah, kau boleh pulang..!!”

“Arraseo samchon -.-”

Aku berjalan menuju kamar no.1.

“Hah..dasar samchon. Masa aku disuruh-suruh terus!”kataku membuka pintu ruangan itu.”Permisi..!!”

Eh?! Kosong? Mana orangnya, kenapa banyak sekali kertas berserakan dimana-mana dan sebuah gitar berserta tempatnya disofa -.-

“Oh..kau membawakan pesananku ya.”kata seseorang dibawahku.

MWO O.O?!! Buru-buru apit rokku dan duduk dilantai. Dasar mesum, seenaknya melihat kedalam rok milik orang lain.

“YA…!! >////

“Hmm?! Lee DongHae ya? Apanya sih yg bagus dari dia *plak*.”

“Eh?! Omo..tiket konsernya..ke-kembalikan..!!”aku merebutnya lagi dari jangan namja pengintip (?) ini.

“Eeehh?!!”

“Ee..menurutku lagu Red Signalnya bagus!!”

“Eehh?! Red Signal ya? Yg liriknya -Red Signal yg membakar hati, karena kamu jadi tegar untuk bertempur-!! Hah..sudah kuduga, gadis SMA yg mengenakan celana dalam *plak* anak-anak, gak akan mengerti arti musik yg sebenarnya.”kata namja itu sok tahu ~-~

“YAA..!! Dasar pengintip. Jangan sok tahu kau!! Weeek!!”kataku lalu pergi keluar.

Huh..apa-apaan sih dia itu..!! Uukhh..!!

*****

Keesokan harinya, setelah pulang sekolah aku langsung pergi menuu karaole box untuk part time ^^. Selesai memakai seragam, aku mulai bekerja.

“Haah..kemarin, aku benar-benar sial! Aku mengerti kok kalau musik DongHae oppa itu memang bagis..!”

“Ah Rin-ah..mianhe, tapi tolong bawa ini ke ruang no.1!”kata Samchon menyodorkan semangkuk ramen.

“Ne samchon.”

Kugiring (?) mie ramen ditanganku menuju kamar no. 1. Eh? Kamar no. 1?! Apakah…kubuka pintunya, -.- omona..benar dugaanku. Namja pengintip itu lagi.

“Oh..gomawo, taruh saja disini.”katanya menunjuk meja didepannya.

“Hah..k-kenapa kau lagi -.-?!”kataku lalu melangkah masuk.

‎”Memangnya tidak boleh? Aku kan tamu.”protesnya.”Ya..lihat-lihat dong kalau jalan. Itu bakal jadi lagu hits tuh..”katanya lagi saat salah 1 kertasnya terinjak olehku. -.-

“Haaa?! Ige mwoya?”Tanyaku heran.

“^^ ehm..mau dengar? Ini lagu baruku..inilah musik yg sebenarnya.”katanya lalu memetik senar gitarnya dan mulai bernyanyi.

“-(crita’a lrik lagu) Dunia yg meresap bekas luka berona merah, berputar..berputar, Diam-diam membakar hati. Kita terus melawan hingga menjadi abu..pertempuran seorang diri yg sepi…-“lalu tiba-tiba dia berhenti. Aku sempat terpaku mendengar nyanyian dan suaranya.

Dia tersenyum dan menatap kearahku.

“..untuk sementara, sampai disitu dulu ya ^^!!

Omo..DAEBAK!! Lagunya, suaranya mampu melambungkan (?) ku kedunia yg nyaman.

“Ah..baiklah, aku kembali bekerja, annyeong ^^”kataku melangkah keluar.

“YA..YA..setidaknya katakan pendapatmu dong..!!”

Tak kupedulikan kata-katanya lalu menutup pintu ruangannya. Lalu menjauhkan diriku dari sana, lagi-lagi..melodi yg sama terus berulang. Terus berulang ditelingaku, terdengar seperti sebuah mantra..!!

Kenapa ya, aku tidak bisa melupakan lagunya itu? Padahal, tidak mungkin musik orang seperti dia, bisa lebih bagus dari musik DongHae oppa!!

*****

Kyu POV

“Aissh..!! Sial!!”kataku kesal lalu memukul meja.

BRAAKK!!

Hari ini, aku datang lagi ke karaoke box, dan seperti biasa menempati kamar no. 1. Kulirik majalah dimeja. Hah..mengesalkan..!!

BRAAAKK!!

“Annyeong.. ^^!”kata yeoja yg bekerja disini yg tiba-tiba masuk membawa ramen pesananku.

Buru-buru kumasukan majalah itu ketong sampah.

“YA..jangan masuk tiba-tiba dong!!”kataku pura-pura kesal.”Baiklah..aku pulang saja..!!”

“Ya..jakkaman!! Aah..dasar, kalau mau pulang, sampahnya dibereskan dulu dong..!!”katanya meraih tong sampah didepanku.

“Omona..YA..!!”

Terpampang jelas disampul majalah itu ‘Lee DongHae akan segera menikah’. Dia mengambilnya dan membuka halaman majalah itu.

‘Calon pengantinnya adalah sahabatnya sejak masa-masa sebelum dia terkenal. Lagu debunya “RED SIGNAL” ternyata dipersembahkan untuk gadis itu..’itu yg sempat kubaca tadi. Hah..-.- terbaca rupanya olehnya.

“Hah..begitu ya..”kulihat wajahnya muram, lalu keluar ruangan.

_a ship time_

“Samchon..aku pulang ya..!!”katanya saat jam pulang kerja. Aku sengaja tidak pulang dan dengaja menunggu yeoja ini.

“Fuuhh!!”dia menghela nafas.

“YA.!”panggilku dan dia menoleh.

“Omo..bukankah tadi kau sudah pulang? O.O”

“Mau temani aku main ini?”Tanyaku menunjukan sekantung kembang api, tanpa menjawab pertanyaannya.

Kami akhirnya bermain kembang api ditaman kota yg sepi. Tentu saja sepi, ini kan sudah malam.

“Silau..seperti bukan malam saja :D!”katanya senang. Aku tersenyum melihatnya.

“Ne..seperti sedang diatas panggung! Ups..!! Mianh.”

“^^ gwoenchana!! Aku..diantara semua lagu DongHae oppa, aku sangat suka ‘Red Signal’. Liriknya menceritakan tentang aku, yg kesannya sudah muak dengan dunia, tapi sebenarnya akulah dunia itu. Keundae..ternyatalagu itu diciptakan sambil memikirkan pacarnya ya.”katanya tersenyum kecut.”Ternyata, aku ini memang tidak mengerti musik..”

Kulihat dia duduk sambil memeluk kakinya dengan kedua tangannya. Ekspresi wajahnya sulit diartikan.

“Sebenarnya, api semangat untuk mengubah dunia, berkobar didalam dada setiap orang. Tapi, banyak sekali orang yg menahannya dengan alasan demi mempertahankan posisinya dalam hidup atau demi menghindari pandangan aneh orang-orang terhadapnya.”kataku panjang lebar. Dia menoleh.”Mungkin saja..lagu itupun seperti itu untukmu..”kataku, kulihat senyum mengembang diwajahnya. Ippuda..(cntik)

“Kau benar juga ^^”

“Oh iya, aku belum tahu namamu. Aku Cho KyuHyun. Kau?!”kataku.

“Naneun..Ah Rin, Shin Ah Rin!!”

“Ah Rin-ah, kau tahu makna dari kata ‘HIIRO’ (b.jepang)? Itu juga berarti warna jiwa.”

“Mworago?”

“Api semangat yg mampu membumihanguskan segala rintangan, dan HIIRO-lah yg akan mewarnai ulang dunia ^^!! Arra!!”kataku.

Lalu tiba-tiba aku tertawa lebar dan berdiri.

“Rasanya sekarang, aku bisa menulis kelanjutan lagu itu..!! Haha…!!”kataku, dia tersenyum.

‎”Akan kutulis lagu yg bisa mengalahkan RED SIGNAL…!!”kataku lagi dan tertawa. Diapun ikut tertawa melihat tingkahku.

*****

Ah Rin POV

Saat jam istirahat sekolah, aku berkumpul dengan 2 temanku didkoridor didepan kelas kami. Aku dan mereka mengobrol soal konser DongHae oppa.

“Mianhe Ah Rin..aku tidak bisa pergi menonton konser DongHae oppa T.T”kata Hwang Rin salah satu temanku.”Mianh..padahal kau sudah membelikan tiketnya. Mianhe..!! T.T”

“Eeeehh? Ada tiket lebih?”Tanya Chae Ri temanku juga.

“Ne begitulah hehe..!! Ehm.. baiklah, gwoenchana Hwang Rin, aku akan ajak sepupuku mungkin ^^”

Sepulang sekolah, seperti biasanya aku pergi kerja part time. Hmm..walaupun dia selalu mencemooh DongHae oppa, mungkin dia mau pergi menonton.

“KyuHyun..!!”kataku dengan ceria sambil membuka kamar no. 1. Eh?! Eopseo?!!

Akhirnya, aku pergi dengan Chae Rin menonton konser. Seru sih..keundae..!!

“SEKIAN PERTUNJUKAN HARI INI, SELESAI SUDAH ^^”kata MC menggunakan microphone.

“Keren..Lee DongHae itu keren ya?!! Sepertinya aku akan jadi fansnya nih ^^” Chae Rin.”Ah Rin-ah..nanti pinjami aku CDnya ya hehe..”

“Haha..beres!!”kataku.

Hah..KyuHyun kenapa ya? Dia tak terlihat di karaoke! Apa lanjutan lagunya itu sudah selesai..?

SETT!!

Aku melihat seseorang melintas disebelahku. Aku menoleh, namja yg membawa kotak gitar, jaket hitam yg tak asing untukku. KYUHYUN…!!

“Chae Rin-ah..mianh!! Kau pulang saja duluan..!!”kataku lalu berlari tanpa peduli panggilan Chae Rin.

Waeyo? Kenapa dia ada ditempat seperti ini. Hah..lelahnya mengejar Kyu. Aku, tanpa sadar sampai di sebuah ruangan.

“Lama tidak berjumpa Cho KyuHyun..”

Suara ini..aku kenal suara ini. Aku mengintip ruangan disebelahku, O.O Lee DongHae oppa?! Mereka saling mengenal?

“Ada perlu apa?”Tanyanya pada Kyu.

“..katanya kau akan segera menikah ya? Aku, hanya ingin mengucapkan selamat padamu.”kata Kyu.

“Hanya itu?”Tanya DongHae oppa. Sebenarnya ada apa ini?

“Eh? Ah ne, oh iya..sekarang aku punya lagu baru. Sepertinya akan jadi bagus..”

‎”Mau transaksi lagi ya?”

Eh?! Apa maksud pertanyaan DongHae oppa?

“Haha..kau ini bicara apa sih.”

“Aku akan membantumu untuk debut dengan lagu mu itu..keundae, sebagai gantinya..jangan beritahu pada siapapun kalau Red Signal adalah lagumu..”

“Mwo?! Lutut ku lemas mendengarnya. Sebenarnya apa maksud pembicaraan mereka?!

“Eh?! Aku..tidak..”

“Komanne..kami sangat bersyukur dengan lagu itu. Tapi, tolong maafkan kami. Yg dikejar-kejar wartawan itu kami, kan!! Jadi, jangan katakan pada siapapun kalau itu adalah lagumu..!!”kata seorang yeoja memotong perkataan Kyu. Itu..calon istri Hae oppa.

“Ke-kenapa..kenapa kalian jadi berubah seperti ini..!?”kata Kyu marah.

Saat itu, Hae oppa memukul Kyu. Lalu, sebelum Kyu mendapatkan pukulan yg lain dari Hae oppa, aku langsung masuk keruangan itu.

“Andwaeh…Kyu datang kesini bukan untuk itu kan?!! Aku..!!”

“Ah Rin..?!”kata Kyu terkejut.

“Penjaga..bawa mereka keluar..”kata Hae oppa. Tak kusangka dia seperti ini.

*Mianhe..ini cuma FF hehe..jangan timpukin saya ^^*

‎”Sedang apa kalian? Tempat ini dilarang untuk dimasuki.”kata penjaga, lalu menggeret kami berdua keluar.

Aku mengajak Kyu kerumah ku dan membantunya mengobati luka bekas pukulan Hae oppa tadi, sambil mendengarkan ceritanya.

“Jadi begitu..”kataku.

“Ne..Red Signal adalah lagu yg kubuat sewaktu aku dan Hae baru terjun kedunia musik independen. Waktu itu kami merasa bisa melakukan bertiga (mksudnya sama calon istri’a Hae). Hae adalah Muse-ku..kalau ada dia, aku bisa menulis lagu sebanyak mungkin. Keundae…inilah yg mereka lakukan..!!”

*note: Muse => 9 dewa kesenian dari Yunai, sering dianggap sebagai pembangkit inspirasi dalam berkarya seni*

“Pada akhirnya, unit kami bubar!! Aku juga berfikir, bagaimana kalau sebaiknya lagu itu dinyanyikan oleh orang yg mendampingnya. Semua sudah selesai, dan aku tidak pernah berfikir untuk mengungkap kebenaran dengan cara kotor. Padahal seharusnya mereka tahu kalau sifatku tak seburuk pikiran mereka padaku..”katanya panjang lebar.

Kyu POV

Hah..tidak dapat melangkah kemasa depan ataupun kembali kemasa lalu. Berulang kali aku berbalik, tapi aku tetap terperangkap dalam fase yg itu-itu saja. Rasanya seperti tidak bisa lari dari mantra belenggu masa lalu.

Tiba-tiba kurasakan seseorang menyentuh tanganku. Kualihkan pandangan ku pada Ah Rin.

“Kalu begitu..bakarlah kenangan masa lalu dengan perasaan yg lebih kuat. Lalu, tulislah lagu yg baru. Kalau begitu..biar aku yg menjadi..ah..itu, menjadi..seorang Muse untukmu..!!”katanya spontan.

“Hmp..haha..aku lebih memilih untuk menjadikan seseorang sebagai Muse. Aku lebih memilih Muse yg sedikit lebih seksi..”kataku bohong.

“YA…!!”

“Haha..anio, Ah Rin memang sudah menjadi Muse-ku sejak dulu kok.”kataku jujur. Dia tersenyum dan sedikit tersipu.

*****

Ah Rin POV

Hah..aku ingin menyaksikan kemana arah tujuan mimpi orang ini *dibaca Kyu*. Walaupun suatu saat nanti, dia akan berada jauh dari ku..!! Ini sudah 2 bulan sejak aku mengenalnya. Kulirik jam diponsel ku.

“Ah..sebentar lagi aku harus kerja paruh waktu..”kataku pada 2 temanku.

“Eeehhh??!”kata kedua temanku kecewa.

“Ya..kau kan sudah berhenti menyukai Hae oppa, lalu kenapa masih bekerja part time?”Tanya Hwang Rin.

“Hehe..habis, aku sudah menemukan orang yg lebih keren sih!! *plak*”jawabku asal.

“Ah..lihat..lihat..!!”kata Chae Rin.

Kualihkan pandanganku ke papan iklan dijalan. ^^ terpampang dengan jelas wajah KyuHyun dan jadwal konsernya.

“-(lrik lgu Kyu ceritanya) Dunia yg meresap, bekas luka berona merah…-”

“Cho KyuHyun itu keren ya..!!”celetuk Hwang Rin.

Tentu saja dia keren. Hehe..aku kenal dengannya ^^

“Rasanya, jadi ingin bertemu dengannya. Dan mendengar suaranya, membuatku ingin bertemu dengan orang yg sejiwa dengan kita hehe..”celetuk Chae Rin.

“Hah..keurae..”

“-(lnjutn lirik crita’a) Walaupun begitu..masih tetap berputar. Aku dilindungi oleh warnamu-”

 

@Karaoke Box

“Ah Rin-ah..kau terlambat.”kata samchon.

“Hehe..mianh samchon ^^”

“Ini..! Bawa kekamar no.1!”

No.1? Hah..dia kemari lagi rupanya. Kulangkahkan kakiku ke sana dan membuka pintunya.

‎”YA..kau ini, sampai kapan mau terus-terusan datang kesini? Nanti kalau ada gosip bagaimana? Hehe..”celetukku.

“Tidak masalah kan. Akan aku katakan kepada seluruh dunia kalau kau memang Muse-ku. Dan juga..kau lebih dari seorang Muse untukku, tapi kau..juga, belahan jiwaku ^^”

Omona..wajahlu memanas mendengarnya. Tapi aku senang, aku tersenyum dan berlari memeluknya.

“Saranghae Muse-ku..!!”

“Nado saranghae..!!”

“-(masih lrik) Dua buah emosi..!! Lalu kuambil tangannya sekarang.. Dalam sekejap, semua api didunia akan berhenti…-”

 

_END_

Eotteoke? O.O *galau*

Aneh ya?!

Gak nyambung ya?!! O.O

#reader: udah tau nanya -.-#

Saeng..mianh ya, kalo gak puas + jelek bgt FFnya T.T

*bows*

Tetp RCL ya, buat menyemangati author amatiran ini hehe..

Menghargai karya orang lain itu penting ^^

Gomawo yeoreobeun.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s