Please, Believe Me… part 4

Please, Believe Me… part 4

Please, Believe Me… part 4

perhatian… FF ini udah pernah d publish d fp fb, di wp pribadiku…dan berhubung kita lgi pnya blog baru… ff ni d jadikan tumbal..^^
jdi klo ada yg pernah ngeliat ff ini gentayangan d mana” maaf ya..^^

Cast:

Cho Kyuhyun,

Lee Donghae,

Lee Hyuk Jae,

Choi Siwon, Yuri (OC)

Genre: Friendship

Lenght: Series

Author: aeund_lian

***

Donghae’s POV

OK…!

Aku hampir kehilangan akal sehatku…

Pelayan club itu hampir saja ku tinju kalau saja Hyukjae hyung tidak memegani. Kesabaranku habis mendengarkan perkataannya yang berbelit belit. Aku hanya ingin tahu dimana kyuhyun. Aku bingung, apakah raja evil itu berbuat sesuatu yang tidak-tidak disini sampai pelayan menahannya?

Apa dia minum dan tidak mau bayar?

Ah.. tidak mungkin dia minum… apa dia sudah bosan hidup atau sudah bosan dengan PSP nya.

“ayo Donghae ssi…” hyukjae hyung menarik kerah baju bagian belakangku tepat ketika aku hampir meninju pelayan itu,” aku sudah tahu tempat kyuhyun.”

“Mwo?! “ sejak kapan hyukjae hyung jadi paranormal.

“barusan seorang teman yeoja ku memberi tahu, dia bertemu kyuhyun 1 jam yang lalu, dia masuk ke ruang 109”

“apa yang hyung yakin, kyuhyun yang dimaksud, kyuhyun yang itu?” tanyaku masih berjalan mundur, gara-gara hyukjae hyung masih menarik kerahku.

Hyukjae hyung memelankan langkahnya, dan sialnya masih menarikku,”kalau bukan kyuhyun yang itu, aku berjanji tak kan menghalangimu memukuli pelayan itu, bahkan aku akan memukulinya juga”

Aku tersenyum, ada manfaatnya juga membawa preman kampus.

***

hyung…”aku mulai lelah.

“hm..”

“satu hal lagi hyung…”hyukjae hyung lebih memelankan langkahnya,”bisakah hyung tidak menarikku seperti ini…?”

“hehe.. maaf…” dia memamerkan giginya. Dasar hyung… apa dia kira aku kucing?? Tapi kalau aku kucing, pastilah aku kucing yang paling tampan. Hehehe…

Ah… sudahlah… sekarang bukan saatnya membahas kucing, yang harus aku pikirkan, dimana cho kyuhyun sekarang.

Semoga bocah itu baik-baik saja…

Kyuhyun’s POV

Apa-apaan ini…!

aku tidak tahu apa yang musti aku lakukan, otakku tak dapat memikirkan jalan keluar. Benar-benar membuatku semakin pusing..,

apa aku harus meminta tolong pada Yuri? Hanya dia yang ku kenal sekarang., dan karena dia juga aku berada disini.,

aku butuh tasku.,

tapi aku sedikit ragu untuk meminta bantuannya, fikiranku sudah terlampau kotor tentang yeoja itu, aku kawatir dia malah akan mempermainkan aku.,

maafkan aku..,

mungkin aku terlalu banyak membuat dosa 2 hari belakangan ini., jadi fikiranku mulai tidak normal.,

sesak ini kian menjadi-jadi..,

kalau akhirnya aku ambruk di tempat ini, aku hanya bisa berharap ada malaikat yang dikirim Tuhan untuk menolongku, aku tak bisa mengharapkan bantuan 5 yeoja yang ada di hadapanku sekarang, mereka sudah sangat mabuk., mereka berteriak-teriak menggila sejak 10 menit yang lalu.,

tunggu sebentar..,

ada yang datang lagi..,

2 orang.,

Mereka menyebut namaku.,

Donghae’s POV

hyung…”aku berdiri di sebuah pintu. Masih ragu.,

“haruskah kita dobrak…?!”hyukjae hyung memberi saran yang gila. Aku langsung menggelengkan kepalaku. Ini bukan adegan penggrebekan mafia seperti di film-film. Hyung terlalu banyak melihat film yang seperti itu.,

aku sedikit curiga, kalau dia mendobraknya, kemungkinan besar dia akan berglundung-glundung ria seperti yang ada di film-film.

Aiissssh…

Aku mengetuk pintu., tidak ada jawaban.,

Ku ketuk lagi, kini lebih keras dari sebelumnya, mungkin jauh lebih keras, hingga kurasakan pintu itu bergetar seperti mau copot dari bingkainya.

Ternyata usahaku tidak sia-sia, tidak lama kemudian pintu terbuka.,

Dan seekor.,

eh maaf., maksudku seorang gorila.,

eh maaf,bukan, maksudku seorang namja sebasar gorila.,

tengah berdiri di depan kami, ukurannya 2 kali ukuran hyukjae hyung, tingginya kurang lebih 20 cm lebih tinggi dari kami, kulitnya hitam legam, dengan kumis yang seperti kuas kue, ada tato singa yang lumayan menyeramkan di lengan kirinya, dia melotot ke arah kami, seperti hendak menelan kami hidup-hidup, yang menbuatku heran, rambutnya panjang sekali, dia menggulungnya menjadi dua, persis seperti pemain di serial kera sakti yang terbang kesana kemari dengan api di kakinya,

dia imut sekali.,*abaikan kata akhir*

aku sedikit ragu, harus takut atau tertawa di depan namja ini., alih-alih aku memandang hyukjaehyung, sepertinya pikirannya sependapat denganku., tapi dia terlampau kurang sopan, hyungtertawa..,

untung saja dia pintar menyamarkan tawanya dengan batuk-batuk, kalau tidak mungkin kita sudah dibuat menjadi kerupuk oleh namja jadi-jadian ini.

“maaf…”aku mulai memberanikan diri,”apakah ada seorang namja bernama kyuhyun didalam?”

Namja itu mengerutkan dahinya, dia menyeramkan..,

Namun aku harus menemukan kyuhyun segera.,

Tak ada pilihan lain.,

Tak perduli walau pilihan yang harus aku pilih adalah aku harus berkelahi dulu dengan namja gorila ini.,

Kyuhyun’s POV

2 orang yang menyebut namaku itu kini kurasakan sudah berdiri didepanku.,

Kemudian aku mendengar mereka tertawa.,

***

Hyukjae’s POV

Aku menatap donghae dan kemudian beralih ke namja kepang dua.

Ketika donghae menanyakan kyuhyun padanya, namja itu mengerutkan dahinya…, kemudian menggelengkan kepalanya, dan seperti dugaanku, donghae tidah percaya, aku pun begitu..,

“maaf, permisi sebelumnya..,”aku mulai bicara,”bolehkah kami melihat ke dalam? Soalnya kata seorang temanku, teman kami tadi masuk ke ruangan ini.” Aku berusaha sesopan mungkin bicara dengan namja itu.

Aku tidak ingin memulainya dengan kekerasan, tapi kalau memeng dia meminta, aku tidak akan keberatan untuk memaksa menggunakan kekerasan.

Aku tak pernah takut dengan siapapun, kalau itu menyangkut sahabat dekatku.

Kemudian sesuatu yang membuatku kaget adalah..,

Dia mempersilahkan kami berdua masuk, tanpa suara hanya memandang kami.

Aku dan donghae saling berpandangan heran.,

Donghae memasuki ruangan itu melewati tirai warna merah, aku di sampingnya.

Kemudian dibalik tirai kami menemukannya.,

Maksudku, menemukan hal yang benar-benar tidak kami cari.,

Ada 4 orang yang spesiesnya hampir sama dengan namja yang membukakan kami pintu.,

Sama besarnya, sama berkumis persis ulat bulu, dan yang lebih menakutkan…

rambutnya panjang semua..,

aigo… dunia apa ini…

Aku berani menjamin, tak ada kyuhyun di sana…

“baik lah…” ucapku seraya menarik donghae yang tertegun memandang para namja di hadapannya,dia tak bersuara,”sepertinya tak ada kyuhyun yang kami cari.. kami permisi..” aku memberikan senyum termanis yang seharusnya tak perlu kutunjukkan pada namja ini.

Namun sesuatu yang amat sangat mengerikan terjadi,

Sesuatu yang seumur hidupku belum pernah terjadi padaku.,

Namja itu menjawil pipiku dan kemudian pipi donghae…

hwaaaaa…

Aku mudur satu langkah, tanganku merosot dari bahu donghae dan donghae langsung sadar dari lamunannya., aigo… pipiku serasa hilang.,

“kenapa buru-buru…duduklah barang sebentaaaaar saja… anak manis..”namja yang tadi membukakan pintu itu akhirnya bicara.

Aku menjingkat ngeri, dia mengedipkan matanya ke arah kami. YAK..! dia menyebut kami manis?? Seorang namja??

Aku serasa tertimpa tangga.., dan tertimbun gunung es..

mengerikan..,

“maaf.. tapi kami buru-buru..,”donghae menjawab dan menarik lenganku,” mungkin lain kali..”

aku menjingkat mendengar kata terakhir donghae.

yak…! Apa yang kau katakan donghae… apakah sudah tak ada yeoja lagi sampai kita harus bersama mereka..!

namja jadi-jadian itu memanyunkan bibirnya,

haiiisss.. aku benar-benar ingin menutup mataku dengan meja atau apapun, mataku frustasi..!!

“benarkah…??” namja lainnya menyahut, rambutnya di kuncir kuda.

Aku dan donghae mengangguk cepat, serasa engsel dileherku mau lepas sangking kerasnya.

“kapan?” seorang namja yang duduk di samping kuncir kuda menyahut, dia mengibaskan rambut panjangnya. Aisss… aku ingin menghilang dari tempat ini…

“kami harus segera menemukan teman kami..” aku menyahut sekenanya, tak ingin menjawab pertanyaan namja itu, aku tak ingin memberikan harapan… tapi maafkan aku, mereka tidak boleh mendapat harapan..

Namja yang tak kalah menyeramkannya berbisik pada kuncir kuda, bukan berbisik sih, sebab aku dapat mendengarnya dengan keras,” aih.. aih… ada satu lagi yang tampan dan imut seperti mereka..”

Kami berdua membungkukkan badan dan berjalan cepat ke pintu, dan untunglah pintu itu tidak di kunci. Kami melompat keluar.,

Aku segera menarik pintu itu untuk segera menutupnya.

Sesuatu didalam sana harus segera di segel agar tidak melompat keluar juga..,

Namun tinggal satu jengkal jarak antara pintu dan engselnya, sesuatu membuatnya menyangkut, dannamja kuncir kuda mengintip dibalik pintu..

rambutnya mengayun-ayun  

Aku melepas pegangan dari gagang pintu, dan donghae menarikku mundur..,

“jangan lupa ajak temanmu yang nama kyuhyun itu juga ya…” namja itu mengedipkan matanya.

Kami tidak mengangguk, alih-alih membungkukkan badan. Dan segera menjauh.

hyung…”donghae di sela-sela langkahnya.

wae?”

“imut katanya..”donghae menyahut lagi.

Aku bergidik,dan ingat apa yang namja jadi-jadian itu ucapkan.

Ok..!

lupakan..! kembali pada misi awal..

Dimana cho kyuhyun..??!

aku bisa gila lama-lama di sini.,

***

Kyuhyun’s POV

Dua orang yang baru datang itu berjalan mendekatiku.,

Apa yang harus aku lakukan?

Nafasku masih sangat sesak., dan ini akan terus bertambah sebelum aku mendapatkan obatku..,

Aku mengangkat kepalaku dan menatap 2 yeoja pendatang baru itu..

Mereka menghentikan langkahnya, menatapku kaget, kemudian salah satu dari mereka yang menggunakan baju merah, bergumam “ommo…! dia benar-benar cho kyuhyun…” sedangkan yang satunya, yang berwarna entahlah itu kuning atau coklat hanya melongo menatapku, seperti melihat tumpukan uang.

Aku tak bisa membedakan mereka cukup jelas,

pandanganku kabur.,

tapi aku masih bisa membedakan yang mana yang Yuri, walau sekarang aku melihat semuanya menjadi kembar 3. Yuri dan semuanya menjadi 3 kali. Yang satu asli dan yang dua bayangannya.

aisss…

Kepalaku sakit, aku menundukkan kepalaku lagi.,

Dua yeoja itu masih berniat mendekat, kini duduk di sebelahku.

“Yuri ssi… kyuhyun oppa kenapa?”

Jantungku serasa berhenti berdetak, jangan sampai mereka tahu

Kemudian yeoja merah menyahut “apakah kyuhyun oppa mabuk..?”

“Ya…” suara Yuri yang mabuk menyahut singkat.

Yeoja kuning tertawa terkikik,”kita beruntung Nana ssi..”

Ya tuhan… apalagi yang mereka pikirkan.. bukannya berkurang, yeoja-yeoja ini malah bertambah banyak. 7 orang yeoja, dan aku tak bisa keluar dari sini.

“Yuri ssi…” yeoja merah yang bernama Nana itu berbicara lagi,”kau boleh mengambil mobilku, tapi bolehkah aku melakukan sesuatu padanya?”

Gila..!

aku tahu yang di maksud “nya” adalah aku… dan dia menukarkan aku dengan sebuah mobil?! Dia gila..,

“ Lakukan sesukamu..” Yuri menyahut.

Dia mau membunuhku.,

“kita beruntung, hanya kita berdua yang belum mabuk, Nira eonni … kita bebas melakukan apapun, mereka tak akan ingat dengan apa yang kita lakukan, mereka sudah sangat mabuk…” Nana berbisik.  Nira terkikik..

“kau benar Nana ssi

“apa yang harus kita lakukan eonni ? Kyuhyun oppa sepertinya sangat mabuk..,”

Yeoja yang bernama Nira meletakkan tangannya yang berbungkus sarung tangan kuning di lenganku.,yeoja ini benar-benar-…

“ eonni.. sepertinya ada yang mengetuk pintu, apakah Yuri mengundang temannya yang lain?”

“entahlah Nana ssi.. Sebaiknya kau bukakan pintu, dan bilang kalau mereka salah ruangan…”

“tapi eunni…”

“sudahlah cepat kau temui Nana ssi, atau mereka akan masuk seenaknya saja kesini..”

“baiklah” Nana menyahut dengan nada ragu dan berjalan menjauh.

Kini tinggal ulat bulu berwarna kuning ini yang di depanku, aku masih sibuk menyembunyikan sakitku.

oppa~.. kenapa kamu begitu tampan..” tangan kanannya yang mengenakan sarung tangan kini mengelus pipi kananku.” Oppa~… Mungkin kau tak keberatan jika aku menciummu sekaliiii.. saja..”

DIA GILA!!

Yeoja ini, apa yang dia pikirkan..! aku berharap atap di atasnya ambol menimpanya..,

Aku berusaha menjauh namun aku sudah tak biasa kemana-mana, belakangku tembok dan sebelah kananku meja.,

Yeoja itu memegang daguku.,

Dia mendekatkan wajahnya.,

Jarak wajahnya dan wajahku sudah tinggal satu jengkal…

aku dapat merasakan nafasnya mengenain wajahku…

Setengah jengkal…

Dan…

*

TBC

_______________________________________________________________________

NO BLASH, NO COPPAS..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s